close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Penampakan terbakarnya Depo Integrated Terminal Jakarta, Plumpang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kebakaran  Jumat malam (3/3/2023). Foto: twitter.com/nanauswtn
icon caption
Penampakan terbakarnya Depo Integrated Terminal Jakarta, Plumpang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kebakaran Jumat malam (3/3/2023). Foto: twitter.com/nanauswtn
Nasional
Sabtu, 04 Maret 2023 08:50

Erick Thohir minta Pertamina usut tuntas kebakaran Depo Plumpang

Erick meminta Pertamina bekerja sama secara intensif dengan kepolisian dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk tindakan tanggap darurat.
swipe

Menteri BUMN Erick Thohir meminta Pertamina mengusut tuntas peristiwa kebakaran Depo Integrated Terminal Jakarta, Plumpang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kebakaran terjadi pada Jumat (3/3) malam.

Erick meminta Pertamina bekerja sama secara intensif dengan kepolisian dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk melakukan tindakan tanggap darurat di sekitar lokasi kejadian. Menurut dia, aksi cepat tanggap jadi keharusan dalam memimalisir dampak peristiwa tersebut, khususnya untuk masyarakat sekitar.

"Segera monitor area di sekitar lokasi, segera ambil tindakan evakuasi warga yang berada di dekat lokasi tersebut. Utamakan keselamatan masyarakat dan para pekerja di sana," kata Erick dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (4/3).

Ditegaskan Erick, peristiwa ini akan menjadi catatan penting bagi dirinya dalam mengevaluasi operasional Pertamina. Menurut dia, evaluasi menjadi keharusan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

"Sekarang fokus kita adalah segera melakukan penanganan korban dan mengantisipasi dampak yang ditimbulkan. Soal evaluasi, itu pasti akan dilakukan setelah nanti ada investigasi mendalam terkait kejadian ini," ujar Erick.

Usai menerima kabar kejadian kebakaran di Depo Plumpang, Erick mengaku telah menghubungi Dirut Pertamina terkait informasi perkembangan terkini. Erick juga menerima laporan jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ini, dan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.

"Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kita semua sedih mendapatkan musibah ini," tutur dia.

Sebelumnya, Dirut Pertamina, Nicke Widyawati, turut menyampaikan permohonan maaf dan duka cita atas peristiwa yang terjadi. 

Nicke mengatakan, pihaknya fokus melakukan penanganan kejadian kebakaran dan mengevakuasi warga di sekitar lokasi. Penanganan dilakukan melalui kerja sama dengan pihak terkait.

Dalam hal ini, Pertamina membentuk tim gabungan dengan PT Pertamina Patra Niaga dan fungsi terkait untuk menginvestigasi penyebab terjadinya insiden kebakaran yang terjadi.

"Kami akan melakukan evaluasi dan merefleksi menyeluruh di internal demi menghindari kejadian serupa terulang," kata Nicke dalam keterangan resmi.

Selain itu, Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman dengan back up supply dari terminal terdekat yaitu TBBM Tanjung Gerem, TBBM Cikampek, dan TBBM Ujung Berung. Pasokan BBM juga diamankan melalui dukungan dari Kilang Cilacap dan Balongan yang disalukan lewat laut ke TBBM Tanjung Priuk.

Sementara Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, memastikan, proses pemadaman kebakaran Depo Plumpang, Jakarta Utara, telah tertangani dan sudah memasuki tahap pendinginan jelang dini hari tadi.

Selain itu,  lima  lokasi pengungsian juga telah disiapkan bagi sekitar 600 warga penyintas kebakaran yang kehilangan tempat tinggal. Lima lokasi pengungsian itu tersebar di RPTRA Rasela, Kantor Wali Kota, Markas PMI Jakarta Utara, Gelanggang Remaja Jakata Utara dan Kantor Lurah Rawa Badak Selatan.

"Kita belum bisa melakukan evakuasi bagi rumah yang kebakar, karena dalam proses pendinginan. Prosesnya Pak Kapolda yang menentukan kapan kita bisa mengevakuasi," katanya, Sabtu (4/3) dini hari.

Dilanjutkan Heru, seluruh unsur terkait telah bersinergi melakukan penanganan awal.Bersama pihak Kepolisian, TNI dan Kementrian Sosial, Heru menyatakan,  pihaknya telah menyiapkan posko bersama. 

"Korban jiwa yang terdata sementara ada 15 dewasa dan dua anak-anak," ungkapnya, seperti dilansir dari laman resmi Pemprov DKI.

Sementara, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadhil Imran, mengaku, belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian kebakaran. Pihaknya juga masih fokus melakukan penanganan korban dan penelitian labdor belum bisa optimal lantaran kondisi lapangan yang belum memungkinkan. 

"Labfor masih bekerja. Besok akan ada posko kita akan update semua," tandasnya

Kebakaran hebat melanda depo Pertamina di wilayah Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3) sekitar pukul 20.11 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.

 

Hingga saat ini tercatat jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran depo Pertamina mencapai 17 orang. Kemudian, 49 luka berat dan 2 luka sedang.

 

Sementara itu, sebanyak 639 orang mengungsi ke berbagai lokasi dan posko yang disediakan oleh pemerintah daerah.

img
Gempita Surya
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan