sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Fobia coronavirus, gubernur Banten lantik pejabat gunakan masker

Mantan Wali Kota Tangerang dua periode tersebut mengaku, baru hari ini menggunakan masker di tempat umum.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Selasa, 03 Mar 2020 13:48 WIB
Fobia coronavirus, gubernur Banten lantik pejabat gunakan masker
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Gubernur Banten Wahidin Halim melantik lima pejabat eselon II di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten. Ada yang tak biasa dalam pelantikan tersebut, Wahidin menggunakan masker saat acara pelantikan yang dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (3/3).

Adapun mereka yang dilantik terdiri dari Mahdani sebagai Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP), Eneng Nurcahyati sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Nana Suryana sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Enong Suhaeti sebagai kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Terakhir adalah Komari sebagai Staf Ahli Gubenur.

Wahidin Halim mengatakan, penggunaan masker saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Banten, merupakan bagian dari anjuran dari Kementerian Kesehatan dalam rangka mewaspadai penyebaran coronavirus.

"Kan harus pakai masker di tempat umum, kamu harus pakai masker juga sekarang sudah dianjurkan," kata Wahidin.

Mantan Wali Kota Tangerang dua periode tersebut mengaku, baru hari ini menggunakan masker di tempat umum setelah ramai pemberitaan dua Warga Negara Indonesia (WNI) dari Depok dinyatakan positif terjangkit coronavirus.

"Baru tadi karena di Depok tadi malam, ramai beritanya. Takut ada orang Depok ke sini, gua pakai (masker). Bukan masalah takut, ini kewaspadaan. Bukan masalah takut, gak takut. Ini kewaspadaan dini, kamu berani, kena corona?" katanya.

Wahidin mengaku telah mendapat laporan dari masyarakat mengenai ketersedian masker yang mulai langka di di Provinsi Banten. Dirinya menduga ada oknum yang memborong masker untuk ditimbun.

"Kami panggil Dinas Kesehatan, karena ini menjadi keluhan masyarakat. Masyarakat minta untuk menyediakan masker, tetapi kami gak ada anggarannya," katanya.

Sponsored
Berita Lainnya