close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Presiden Jokowi meminta para penerima beasiswa LPDP pulang ke Indonesia. Dokumentasi Setkab
icon caption
Presiden Jokowi meminta para penerima beasiswa LPDP pulang ke Indonesia. Dokumentasi Setkab
Nasional
Kamis, 03 Agustus 2023 21:37

Jokowi minta penerima beasiswa LPDP kembali: Pulang, pulang, pulang!

Pemerintah mengalokasikan dana beasiswa LPDP 2023 sekitar Rp139 triliun. Angkanya naik berlipat-lipat dibanding 2015 sebesar Rp15 triliun.
swipe

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pulang ke Indonesia usai menyelesaikan studi di luar negeri. Dalihnya, negara membutuhkan anak-anak muda yang memiliki pemikiran dan visi.

"Ilmunya jangan diendapkan untuk diri sendiri dan yang paling penting, ini saya titip, pulang, pulang, pulang, pulang! Meskipun gaji di sini mungkin lebih rendah sedikit, tetap pulang. Meskipun mungkin fasilitas enak di negara lain, tetap pulang," pintanya dalam puncak acara LPDP Festival 2023 di Jakarta, Kamis (3/8).

Jokowi melanjutkan, dana yang dialokasikan pemerintah untuk LPDP saat ini sekitar Rp139 triliun. Naik berlipat-lipat dibandingkan 2015 sebesar Rp15 triliun. Peningkatan anggaran bertujuan membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.

"Sejak 2019, saya sudah perintahkan ke Ibu Menteri Keuangan, minimal 1 tahun itu Rp20 [triliun rupiah] harus dimasukkan ke LPDP, 20 [triliun rupiah] masukkan ke LPDP. Punya uang banyak, masukkan LPDP karena SDM inilah nanti kita bisa bersaing atau tidak bisa bersaing dengan negara-negara lain," tuturnya.

Menurutnya, peningkatan kualitas SDM penting karena Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Populasi usia produktif pada 2030 diprediksi mencapai 68,3% dari total penduduk penduduk.

Bonus demografi biasanya terjadi sekali dalam sejarah peradaban sebuah negara. "Ini bisa menjadi peluang, tapi bisa juga menjadi beban bahkan bisa menjadi bencana kalau kita tidak bisa mengelolanya dengan baik," kata Jokowi, melansir situs web Sekretariat Kabinet (Setkab).

"Saya optimis bahwa bonus demografi itu bisa kita manfaatkan untuk menaikkan level negara kita menjadi negara maju," imbuhnya.

Jokowi lantas meminta para pembantunya menyusun desain besar (grand design) LPDP agar mendukung visi Indonesia Emas 2045. "Buat grand design-nya untuk 5 tahun yang akan datang, untuk 10 tahun yang akan datang, untuk 15 tahun yang akan datang, untuk 20 tahun yang akan datang, untuk 25 tahun yang akan datang."

"Kita harus betul-betul memiliki desain sesuai dengan kebutuhan dan visi negara ini, visi negara kita. Jurusan apa, jumlahnya berapa, bidang penelitian misalnya apa, harus betul-betul bisa tepat sasaran, tidak buang-buang anggaran," sambungnya.

img
Fatah Hidayat Sidiq
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan