logo alinea.id logo alinea.id

Kerabat dan tetangga berdatangan ke kediaman Habibie

Sejumlah petugas sibuk mempersiapkan tenda-tenda duka.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Rabu, 11 Sep 2019 19:56 WIB
Kerabat dan tetangga berdatangan ke kediaman Habibie

Kabar duka kembali menyelimuti tanah air. Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie wafat di usianya yang ke-83 tahun setelah bertarung dengan sakit yang dideritanya.

Tokoh bangsa ini mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta Pusat pukul 18.03 WIB. Ia wafat setelah sebelumnya dirawat di ruang Carebo Intensive Care Unit (CICU) RSPAD sejak Minggu (1/9).

Berdasarkan pantuan Alinea.id di rumah duka jalan Patra Kuningan Jakarta pada Rabu (11/9) petang, sejumlah petugas sibuk mempersiapkan tenda-tenda duka di pelataran kediaman Habibie, di Jalan Patra Kuningan nomor 13 Jakarta Selatan. Tampak juga beberapa Petugas Keamanan Presiden (Paspampres) yang keluar dan masuk rumah duka.

Berpakaian batik dan kopiah, para paspampres tersebut tengah menyiapkan apel keamanan dan logistik lain untuk menyambut kedatangan jenazah. Selain itu, para tetangga Habibie dan awak media juga mulai terlihat memenuhi halaman kediamannya.

Sponsored

Kendati demikian, belum terpasang simbol duka berupa bendera kuning di sekitar kediaman Habibie. Tamu-tamu dari kalangan pejabat, karangan bunga pun belum juga terpantau.

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.03 WIB.
Sebelumnya, berita duka wafatnya Habibie telah dikonfirmasi oleh putranya, Thareq Kemal Habibie. Dengan perasaan berat, Thareq mengatakan bahwa ayahnya telah wafat lantaran usianya yang sudah uzur.

"Bapak sudah tua. Sehingga sejumlah organ dalam tubuhnua mengalami degenerasi, salah satunya jantung," terang Thareq.