sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

KPK tak serahkan penanganan kasus suap Kejati DKI ke Kejagung

"Jadi tidak benar jika disebut KPK menyerahkan atau melimpahkan Penyidikan ke Kejaksaan."

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Senin, 01 Jul 2019 13:47 WIB
KPK tak serahkan penanganan kasus suap Kejati DKI ke Kejagung
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 75699
Dirawat 36455
Meninggal 3607
Sembuh 35638

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah telah menyerahkan penyidikan kasus suap Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta kepada Kejaksaan Agung (Kejagung). 

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, pihaknya tetap menangani perkara dugaan suap terkait penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Tahun 2019. KPK mengawali pengungkapan kasus ini dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (28/6).

"Jadi tidak benar jika disebut KPK menyerahkan atau melimpahkan Penyidikan ke Kejaksaan," kata Febri kepada wartawan, Senin (1/7).

Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal dan gelar perkara, dapat disimpulkan adanya dugaan dugaan praktik rasuah yang melibatkan tiga orang tersangka. Ketiga tersangka itu yakni Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Agus Winoto, Alvin Suherman yang berprofesi sebagai pengacara, dan Sendy Perico dari yang merupakan pihak yang berperkara.

"Penyidikan terhadap tiga orang tersebut ditangani oleh KPK dan sedang berjalan saat ini," ujar Febri.

Febri juga menjelaskan status dua jaksa yang turut diangkut ke gedung Merah Putih KPK saat operasi senyap pada Jumat (28/6). Dalam OTT tersebut, komisi antirasuah mengamankan Kasubsi Penuntutan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Yadi Herdianto (YHE), dan Kasi Kamnegtibum TPUL Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Yuniar Sinar Pamungkas (YSP).

Febri mengatakan, tidak semua orang yang diamankan dalam OTT itu akan ditetapkan sebagai tersangka. Dalam kondisi tertentu, terdapat pihak yang hanya dimintai keterangan atau klarifikasi awal.

"Sedangkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka adalah mereka yang diduga sebagai pelaku berdasarkan bukti permulaan yang cukup," ucap Febri.

Sponsored

Mengingat belum mendapat bukti cukup keterkaitan dua jaksa tersebut dalam kasus ini, KPK menyerahkan penanganannya kepada Kejaksaan Agung. Menurut Febri, KPK meyakini Korps Adhyaksa akan melakukan proses internal sesuai aturan. 

"Hal itulah yg kami sebut KPK percaya Kejaksaan akan profesional menangani atau memproses dua orang tersebut," ucapnya.

Berita Lainnya