sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kronologi penyerangan Wiranto, ditusuk usai meresmikan kampus

Wiranto tibanya di  alun-alun Menes pada pukul 11.50 WIB. Tak lama berselang, ia disserang oleh dua pelaku.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 10 Okt 2019 16:43 WIB
Kronologi penyerangan Wiranto, ditusuk usai meresmikan kampus

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto diserang oleh dua orang tidak dikenal saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten. Akibat penyerangan itu, mantan Panglima TNI tersebut terluka dua tusukan di bagian perut sebelah kiri.

Berdasarkan laporan kepolisian, kronologi penyerangan tersebut bermula ketika rombongan Menkopolhukam tiba di alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten sekitar pukul 08.57 WIB. Selanjutnya, Wiranto bertolak ke Universitas Mathlaul Anwar, Banten guna menghadiri acara peresmian gedung perkuliahan pada pukul 09.05 WIB.

Dalam acara peresmian tersebut, turut dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir, Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomsex Kurniawan, Danrem 064/MY Kolonel Inf Widiyanto, Dandenpom lll/4 Mayor Cpm Rukwan Hadi.

Kemudian Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kapolres Pandeglang Indra Lutriyanto Amstono, Ketua Majelis Amanah Matlaul Anwar KH Irsyad Djuwaeli, Ketua Umum Matlaul Anwar KH Sadeli Karim serta para tokoh lainnya.

Seusai acara peresmian itu, Wiranto beserta rombongan menuju ruang transit di Gedung I Universitas Mathlaul Anwar untuk makan siang. Kemudian, Wiranto beserta rombongan meninggalkan Universitas Mathlaul Anwar untuk menuju Alun-alun Menes di Kecamatan Menes sekitar pukul 11.30 WIB.

Setibanya di  alun-alun Menes pada pukul 11.50 WIB, Wiranto diserang oleh dua pelaku masing-masing berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Kedua pelaku yang merupakan warga pendatanag masing-masing bernama Syahrial Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriyani. Usai menyerang Wiranto, kedua pelaku langsung diamankan dan digiring ke Mapolsek Menes untuk diperiksa secara intensif.

Sementara Wiranto langsung dilarikan ke Klinik Menes Medical Center Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten guna mendapat pertolongan pertama. Wiranto tiba sekitar pukul 11.15 WIB. Kemudian Wiranto dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang untuk mendapat tindakan medis lanjutan sekitar pukul 12.00 WIB. Tak lama kemudian, Wiranto dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Menurut Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir, Kapolsek Menes Kompol Daryanto pada saat kejadian berusaha mengamankan Menkopulhukam Wiranto. Namun, pelaku yang diamankan secara membabi buta melawan menggunakan gunting. Perlawanan itu mengakibatkan luka tusuk pada Kompol Daryanto di bagian punggung.

Sponsored

“Saat ini, Kapolsek Menes tersebut tengah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Berkah Pandeglang, Banten. Sebelumnya ia juga sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Menes,” kata di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/1).

Sementara Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Polres Pandeglang. Keduanya masih menjalani proses pemeriksaan oleh Polres Pandeglang, Polda Banten, dan Densus 88.

Berita Lainnya