sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pelaku perampokan emas di Balaraja dinilai profesional

Kepolisian masih melakukan pengejaran dengan membentuk tiga tim khusus, untuk mencari pelaku yang diduga membawa senjata.

Khaerul Anwar
Khaerul Anwar Rabu, 19 Jun 2019 13:12 WIB
Pelaku perampokan emas di Balaraja dinilai profesional
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1790
Dirawat 1508
Meninggal 170
Sembuh 112

Kepolisian belum berhasil menangkap pelaku perampokan enam kilogram emas senilai Rp1,6 miliar menggunakan senjata api di toko emas di Balaraja, Kabupaten Tangerang. 

Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi mengatakan, kepolisian masih melakukan pengejaran dengan membentuk tiga tim khusus, untuk mencari pelaku yang diduga membawa senjata. Hingga saat ini pihaknya mengidentifikasi pelaku berjumlah tiga orang.

"Belum ditangkap, masih dalam pengejaran," ujar Edy Sumardi saat dikonfirmasi, Rabu (19/6).

Kepolisian mengalami kesulitan melakukan penyelidikan lantaran kendaraan yang digunakan pelaku menggunakan nopol palsu. Kendati begitu, polisi mengaku telah mengantongi identitas pelaku dan mengejarnya ke sejumlah wilayah. Lalu, mendalami barang bukti dan keterangan saksi, serta melakukan penelusuran jejaring para pelaku. 

"Hasil analisa kami pelaku prefesional, dia memetakan, melihat sikon, dan sangat cepat," katanya.

Dua pelaku mengenakan penutup wajah merampok enam kilogram perhiasan emas senilai Rp1,6 miliar. Aksi ini pun terekam CCTV. 

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif di Tangerang mengatakan pelaku menggunakan senjata api dan samurai ketika beraksi.

"Kami belum dapat memastikan apakah senjata api yang digunakan imitasi atau asli," kata mantan Kapolres Jember, Jawa Timur itu.

Sponsored

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mempelajari rekaman kamera.

Perampok beraksi saat karyawan toko sedang melayani pelanggan. Lalu secara tiba-tiba datang dua pria dengan mengendarai mobil. Kedua pria tersebut mengenakan masker penutup wajah dalam menjalankan aksinya sehingga saksi di lokasi tidak mengenal pelaku. Pelaku juga memakai topi menutup wajah dan menenteng senjata tajam samurai. Pelanggan dan karyawan toko pun seketika menjadi ketakutan.

Pelaku langsung melompat ke etalase toko emas dan berhasil menggondol tujuh nampan berisi perhiasan emas. Setelah mengumpulkan emas dalam tas yang sudah disiapkan, pelaku langsung melarikan diri ke arah Kabupaten Serang.

Saat melarikan diri, warga di sekitar toko berupaya mengejar dan berteriak sembari melempar mobil yang dikendarai pelaku.

"Petugas sudah menandai kaca belakang kendaraan mini bus yang digunakan perampok pecah," katanya. (Ant)

Berita Lainnya