close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Anggota tim pemenang sayembara revitalisasi Monas kategori desain kawasan tapak Medan Merdeka, Deddy Wahjudi, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/2/2020). Alinea.id/Ardiansyah Fadli
icon caption
Anggota tim pemenang sayembara revitalisasi Monas kategori desain kawasan tapak Medan Merdeka, Deddy Wahjudi, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/2/2020). Alinea.id/Ardiansyah Fadli
Nasional
Rabu, 12 Februari 2020 20:12

Pemenang desain revitalisasi Monas mengaku tak dilibatkan pemprov

Hal ini kerap terjadi dalam perlombaan serupa lainnya.
swipe

Pemenang sayembara desain revitalisasi Monas, Deddy Wahjudi, mengungkapkan, pihaknya tidak dilibatkan dalam proses penataan kawasan ikon Ibu Kota dan Indonesia. Padahal, rancangan yang dibentuknya memperhatikan konservasi dan kelestarian lingkungan.

"Kami tidak ada (saat revitalisasi dikerjakan, red) di sana, akhir tahun lalu. Sehingga, kami tidak bisa mengusulkan hal-hal ideal. Sesuai dengan desain yang kami buat," ucapnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/2).

Nelly Lolita Daniel dkk. dari LABO Indonesia merupakan pemenang pertama sayembara revitalisasi Monas kategori desain kawasan tapak Medan Merdeka. Mengusung tema "Labuan Nusantara". Deddy, salah satu anggotanya.

Beberapa waktu kemudian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta merehab kawasan Monas sisi selatan. Proyek ini berpolemik. Seperti terkait penebangan 191 pohon di sana.

Pekerjaan sempat dihentikan. Menyusul adanya instruksi dari Komisi Pengarah (KP) Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. Namun, sudah dilanjut lagi per Minggu (9/2).

Sebagai pemenang desain, menurut Deddy, pihaknya diberikan kewenangan untuk terlibat revitalisasi. Baik dalam pengembangan maupun pengawasan. Sehingga, pelaksanaan sesuai rancangan.

Dirinya pun berharap, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membahas aturan sayembara arsitektur lebih jauh. Macam keterlibatan pemenang dalam eksekusi proyek.

"Dalam skema sayembara di Indonesia, bukan hanya di DKI, pemenang sayembara tidak memiliki skema kontraktual secara langsung. Sebagai bagian dari pengembangan desain dan pengawasannya," tuturnya.

img
Ardiansyah Fadli
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan