sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemerintah santuni korban tewas susur Sungai Sempor

Sembilan siswa/i SMPN 1 Turi tewas saat kegiatan susur Sungai Sempor.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Sabtu, 22 Feb 2020 16:02 WIB
Pemerintah santuni korban tewas susur Sungai Sempor
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 27549
Dirawat 17662
Meninggal 1663
Sembuh 7935

Kementerian Sosial akan menyantuni keluarga siswa SMPN 1 Turi yang meninggal dunia akibat kecelakaan saat melakukan susur Sungai Sempor di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Ahli waris korban meninggal kita berikan santunan sekadar meringankan beban mereka Rp15 juta per orang," kata Menteri Sosial Juliari P. Batubara saat mengunjungi Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Antasena di Magelang, Sabtu (22/2).

"Saya sangat berduka, doa saya bagi keluarga yang ditinggalkan supaya kuat dan tegar menghadapi cobaan ini." 

Menteri sosial berharap anak-anak yang terluka akibat kecelakaan saat kegiatan susur sungai tersebut segera pulih. Dia menyesalkan sekolah melaksanakan kegiatan susur sungai untuk siswa saat musim hujan.

"Yang saya sesalkan, di musim hujan seperti ini anak-anak yang tidak memiliki skill (keahlian) diminta untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang berbahaya, yang saya dapat beritanya seperti itu," kata dia. "Menurut saya konyol, apa tidak ada yang lain."

Juliari mengatakan pihak berwajib mesti menyelidiki kecelakaan yang menimpa siswa SMPN 1 Turi.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, kecelakaan terjadi pada 249 siswa SMPN 1 Turi yang mengikuti kegiatan susur Sungai Sempor pada Jumat (21/2). 

Kecelakaan tersebut mengakibatkan sembilan siswa meninggal dunia dan 23 siswa terluka. Selain itu, ada satu siswa yang belum ditemukan. (Ant)

Sponsored
Berita Lainnya