close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Menko PMK, Muhadjir Effendy, memastikan semua pihak bersatu padu memberikan pelayanan terbaik, terutama pengamanan mudik Lebaran 2023. Dokumentasi Kemenko Polhukam
icon caption
Menko PMK, Muhadjir Effendy, memastikan semua pihak bersatu padu memberikan pelayanan terbaik, terutama pengamanan mudik Lebaran 2023. Dokumentasi Kemenko Polhukam
Nasional
Selasa, 18 April 2023 16:06

Pengamanan mudik, Menko PMK: Semua bersatu padu beri pelayanan terbaik

Sebanyak 148.261 personel gabungan dikerahkan pada Operasi Ketupat 2023.
swipe

Operasi Ketupat 2023 oleh Polri diyakini guna menjamin pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada pemudik berjalanan lancar. Apalagi, operasi turut melibatkan berbagai kekuatan pendukung.

"Semuanya bersatu padu untuk memastikan bahwa kita memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat sehingga masyarakat bisa merayakan Lebaran 2023 dengan meriah, hikmat, aman, selamat, tentu saja berkesan," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Polri rutin mengadakan Operasi Ketupat untuk mengamankan jalur mudik pada masa Lebaran. Pada tahun ini, operasi dimulai sejak 17 April-1 Mei 2023.

Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, dalam Apel Operasi Ketupat di kawasan Monas, Jakarta, pada Senin (17/4), melepas 148.261 personel untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang akan melaksanakan mudik. Mereka akan disebar ke berbagai wilayah dan mengisi 2.805 pos.

Sebanyak 1.875 dari total 2.805 pos adalah pos pengamanan (pospam), yang berfungsi sebagai pusat informasi, pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas, serta memastikan keamanan maupun ketertiban pada objek wisata, pusat perbelanjaan, dan pusat keramaian lainnya.

Lalu, 713 pos pelayanan (posyan) yang berfungsi menjadi tempat istirahat pengemudi, manajemen tempat istirahat, pelayanan kesehatan, pemberian takjil gratis, dan layanan lainnya. Kemudian, 217 pos terpadu difungsikan sebagai pusat operasi secara integrasi bersama stakeholder terkait dan dilengkapi Command Center terpadu.

Kapolri menerangkan, seluruh pihak yang terlibat bekerja keras memastikan keamanan para pemudik mengingat jumlah pemudik tahun ini diprediksi meningkat drastis dibanding sebelumnya. 

"Apel ini bentuk pengecekan akhir persiapan Operasi Ketupat. Ini wujud nyata sinergitas Polri, TNI, kementerian/lembaga terkait untuk pengamanan mudik Idulfitri," ucapnya dalam keterangannya.

Apel Operasi Ketupat turut dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi; Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin; dan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas. 

img
Fatah Hidayat Sidiq
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan