sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

PKS dan pengamat ini tak setujui pansus banjir

Warga yang menuntut Anies untuk turun karena dinilai tidak sanggup menangani banjir terlalu tendensius.

Ardiansyah Fadli
Ardiansyah Fadli Kamis, 16 Jan 2020 11:57 WIB
PKS dan pengamat ini tak setujui pansus banjir

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdurrahman Suhaimi menegaskan tidak mendukung wacana pembentukan Panitia Khusus (pansus) banjir. Pansus banjir dinilai sangat politis.

"Kami tidak mendukung. Kami mendukung penyelesaian banjir. Karena itu lebih dominan ke masalah politisnya nanti," kata Suhaimi di Jakarta, Kamis (16/1).

Menurutnya, warga yang menuntut Anies untuk turun karena dinilai tidak sanggup menangani banjir terlalu tendensius. Mestinya tidak hanya Anies yang dituntut.

"Kenapa tidak pemerintah pusat yang turun. Kalau hanya Pak Anies, yang lainnya juga dituntut turun dong. Kenapa hanya ke Pak Anis," kata dia.

Anies dinilai sudah bekerja secara maksimal dalam menangani masalah banjir. Terbukti, banjir kemarin cepat surut.

Sementara pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menjelaskan pembentukan pansus banjir oleh anggota DPRD DKI Jakarta, tak menyelesaikan masalah secara signifikan.

Nirwono menyebut pembentukan pansus tersebut diduga sarat muatan politis. Ia meminta sebaiknya DPRD DKI turun langsung mendengarkan aspirasi warga terdampak banjir.

"Dari pada siapkan pansus, anggota DPRD harusnya terjun ke konstituen terdampak banjir jadi anggota DPRD tahu apa yang diinginkan masyarakat untuk disampaikan kepada gubernur," kata Nirwono di Jakarta, Rabu (15/1).

Sponsored

Selain meninjau dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat, anggota DPRD juga diminta untuk sidak pompa-pompa penyedot air.

Setelah mendengarkan dan melakukan tinjauan, barulah revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dirancang sesuai kebutuhan masyarakat dalam menghadapi banjir.

"Revisi APBD 2020, ada penambahan anggaran, anggaran pembebasan bantaran sungai, revitalisasi waduk, embung, sungai, penambahan luas ruang terbuka hijau, rehabilitasi saluran air, dan percepatan penyediaan hunian vertikal rusunawa," kata Yoga.

Sejumlah anggota DPRD DKI mewacanakan membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelidiki banjir. Mereka adalah Ketua Fraksi Golkar Basri Baco, Ketua Fraksi PAN Lukmanul Hakim, Ketua Fraksi Gerindra Rani Mauliani, Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad, Ketua Fraksi Demokrat Desie Christhyana, dan Ketua Fraksi Nasdem Wibi Andrino.

Kemudian Anggota Fraksi PSI Anggara Wicitra, Anthony Winza, Anggota Fraksi PDIP Wa Ode Herlina, dan anggota Fraksi PAN Farazandi. Mereka mewacanakan pansus saat meninjau lokasi banjir di Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. (Ant)

Berita Lainnya