close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
PT PLN (Persero) mengklaim, kegiatan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta, 5-7 September 2023, akan ditunjang energi bersih guna meminalisasi polusi. Dokumentasi Setkab
icon caption
PT PLN (Persero) mengklaim, kegiatan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta, 5-7 September 2023, akan ditunjang energi bersih guna meminalisasi polusi. Dokumentasi Setkab
Nasional
Jumat, 01 September 2023 15:58

Minimalisasi polusi, PLN klaim KTT ASEAN akan ditunjang energi bersih

KTT ke-43 ASEAN digelar di Jakarta pada 5-7 September 2023.
swipe

PT PLN (Persero) mengklaim, kegiatan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta, 5-7 September 2023, ditunjang energi bersih. Dalihnya, memanfaatkan pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT).

"Listrik yang digunakan ini adalah listrik yang jauh lebih bersih. Sehingga, dampak terhadap polusi bisa diminimalisir," ucap Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo.

Dicontohkannya dengan peningkatan pemakaian pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) pada pelaksanaan KTT ASEAN. "Ini ada dari PLTGU Muara Karang, PLTGU Muara Tawar, dan PLTGU Priok."

Untuk menekan polutan, PLN pun bakal mengurangi pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya. "Demi menjaga agar tingkat polusi udara di Jakarta bisa segera membaik," katanya.

Darmawan menambahkan, pasokan tenaga listrik PLN telah siap memenuhi kebutuhan KTT ASEAN. Bahkan, merancang sistem listrik tanpa kedip.

"Artinya, disiapkan dengan UPS-nya. Penyulangnya juga berlapis," ujarnya menukil laman Sekretariat Kabinet (Setkab). "Dengan pasokan listrik yang jauh lebih andal sehingga sudah dipastikan setiap venue untuk KTT ASEAN ini sudah siap dari sistem ketenagalistrikannya."

PLN menyiapkan sistem tenaga listrik dengan daya sebesar 8.734 megawatt, beban puncak 5.550 megawatt, serta cadangan 3.184 megawatt untuk memasok listrik di Jakarta selama KTT ASEAN. Selain itu, menerapkan sistem pengamanan berlapis untuk lokasi-lokasi utama, seperti Jakarta Convention Center (JCC), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Gedung Sekretariat ASEAN, Hutan Kota Plataran, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Kemudian, menyediakan 79 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk memenuhi kebutuhan 800 kendaraan listrik delegasi dan panitia KTT ke-43 ASEAN. Fasilitas terdiri dari 14 unit ultra fast charging, 60 unit slow charging, dan 5 stasiun pengisian listrik umum (SPLU) generasi 2. 

Sebanyak 955 personel dari berbagai bidang kerja juga bakal disiagakan guna memberikan pelayanan dan menjaga kelancaran sistem tenaga listrik. "PLN siap all out menyukseskan event internasional ini dengan menghadirkan layanan kelistrikan tanpa kedip atau zero down time," tutup Darmawan.

img
Fatah Hidayat Sidiq
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan