close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Umat Muslim melaksanakan salat Id di Masjid Jami, Banjarmasin.Antara Foto/Bayu Pratama
icon caption
Umat Muslim melaksanakan salat Id di Masjid Jami, Banjarmasin.Antara Foto/Bayu Pratama
Nasional
Minggu, 24 Mei 2020 08:38

Salat Idulfitri di sejumlah Masjid terapkan protokol kesehatan

Protokol kesehatan tetap diterapkan oleh jemaah yang melakukan salat id.
swipe

Umat Muslim di sejumlah daerah tetap melaksanakan salat Idul Fitri 1441 (salat id) secara berjemaah. Di Garut dan Kendari misalnya, pelaksanaan salat id berjemaah dilakukan di dalam masjid dan lapangan. 

Meski melaksanakan salat id di masjid dan lapangan tapi jemaah melakukan protokol kesehatan. Misalnya di Garut warga yang berdatangan ke masjid dan lapangan menggunakan masker dan membawa sajadah masing-masing sesuai instruksi panitia penyelenggara salat id.

Mereka yang datang dari kalangan anak-anak maupun dewasa. Salah satu warga Perumahan Malayu Selaras, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Ningrum mengatakan di daerahnya telah ada pemberitahuan bahwa salat id wajib pakai masker dan bawa sajadah. 

Selain itu jarak antarjemaah juga diatur dan pelaksanaan salat id dilakukan secara terbatas di lingkungan perumahan, misalnya dengan membagi dua tempat untuk mengurangi banyaknya kerumunan orang. Larangan untuk tidak bersalaman atau kontak fisik setelah menunaikan salat Id, juga diumumkan oleh panitia.

Bupati Garut Rudy Gunawan juga telah mengimbau masyarakat untuk meminimalisasi kerumunan orang dan mengatur jarak saat menunaikan salat Id berjemaah. Namun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut membolehkan umat Muslim di Garut menunaikan salat id dengan syarat mengatur jarak untuk mengantisipasi adanya penyebaran wabah COVID-19.

Umat Muslim di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara juga menunaikan salat id di masjid maupun di halaman rumah dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Kami beberapa rumah di sekitar sini sepakat menggelar salat menyambut hari kemenangan di halaman rumah," kata Afdal (52), salah satu warga di Kendari.

Umat Muslim dewasa, remaja maupun anak-anak yang menjalankan salat Idulfitri tetapkan mengenakan masker. Selain itu jemaah tetap menjaga jarak namun setelah salat dimulai soal jarak terabaikan.

Khatib masjid Almuhajirin mengimbau jemmah  menjaga pola hidup sehat dan bersih serta taat protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Ia juga menyebut kalau pelaksanaan Idulfitri kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena wabah virus corona.

Sebagian umat tetap menjaga jarak, mengenakan masker dan rangkaian pelaksanaan salat pun lebih sederhana. Umat satu dengan yang lain saling mengingatkan agar tidak saling berjabatan tangan usai salat namun ada saja yang tetap bersalaman.

Pantauan di Medan sejumlah masjid ramai dikunjungi jemaah yang tetap melaksanakan salat id. Salah satunya yakni Masjid Raya Al Mashun Medan, yang berada di Jalan Sisingamangaraja.
  
Protokol kesehatan diterapkan bagi jemaah yang ingin melaksanakan salat id. Para jemaah terlihat hendak memasuki area masjid harus melalui proses pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
 
Mulai dari mencuci tangan hingga pemeriksaan suhu tubuh dan wajib menggunakan masker.(Ant)

img
Mona Tobing
Reporter
img
Mona Tobing
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan