logo alinea.id logo alinea.id

Puncak arus mudik jalur darat diprediksi terjadi hari H lebaran

Pemerintah memprediksi puncak arus mudik pada 9 Juni dan balik lebaran 2018 pada 19 & 20 Juni.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Senin, 04 Jun 2018 20:51 WIB
Puncak arus mudik jalur darat diprediksi terjadi hari H lebaran

Pemerintah memprediksi puncak arus mudik pada 9 Juni dan balik lebaran 2018 pada 19 & 20 Juni. 

Pergeseran prediksi puncak arus mudik terjadi lantaran adanya penambahan libur cuti bersama. Bahkan, pemerintah juga memerkirakan akan terjadi puncak arus mudik jalur darat tepat saat hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah yang jatuh pada 15 Juni 2018.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenhub Sugihardjo memperkirakan puncak arus mudik saat hari H lebaran khusus di jalur darat terjadi sepert tahun lalu.

"Pergeseran prediksi puncak arus mudik karena ada penambahan cuti bersama di sejumlah perusahaan. Bahkan seperti tahun lalu, kami juga memprediksi puncak arus mudik di moda transportasi darat bisa terjadi pada hari H lebaran (15 Juni 2018),” kata Sugihardjo dalam diskusi publik Persiapan Mudik 2018 di Jakarta, Senin (4/6).

Riset yang dilakukan oleh Kemenhub mencatat, puncak arus mudik diperkirakan bergeser dari prediksi semula pada H-3 atau pada 13 Juni, menjadi H-6 atau pada 9 Juni 2018. 

Sementara untuk puncak arus balik, dia memperkirakan akan terjadi pada H+3 lebaran (19 Juni 2018) dan H+4 lebaran (20 Juni 2019). Menurut dia, arus balik terbagi pada dua hari dikarenakan mayoritas pegawai swasta masuk kerja kembali pada 20 Juni, sedangkan pegawai negeri sipil (PNS) pada 21 Juni. 

Dari survey diketahui sebanyak 52% pemudik menunggu cuti bersama untuk memutuskan waktu mudik. Sedangkan, jumlah pemudik terbanyak berasal dari wilayah jabodetabek, dengan tujuan tertinggi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Yogyakarta. 

Sponsored

Proyeksi asal dan tujuan pemudik lebaran 2018 (Data Kemenhub) 

Berdasarkan survei juga, sebanyak 46,7% pemudik lebih memilih untuk menggunakan mobil pribadi dengan alasan lebih fleksibel, nyaman, serta cepat.

Untuk angkutan lebaran 2018, pemerintah meningkatkan sarana transportasi umum untuk mudik. Sarana transportasi ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. 

Untuk transportasi darat, bus mengalami peningkatan sebanyak 1,68%, sedangkan kereta api mengalami peningkatan sebanyak 2,37%. 

Untuk kesiapan transportasi laut presentasenya pun meningkat. Kapal roro meningkat sebanyak 3,5%, dan kapal laut sebanyak 1,17%. Dari sektor penerbangan, peningkatan yang dihasilkan sebanyak 0,93%. 

Ditingkatkannya persiapan angkutan lebaran guna mengurangi pemakaian kendaraan bermotor pribadi.

Prediksi puncak arus mudik dan balik lebaran 2018 (Data Kemenhub)

Baca: Prediksi puncak arus mudik dan balik lebaran 2018
Baca: Diskon tarif tol khusus mudik lebaran 2018