sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Ratna Sarumpaet mengaku bohong menjadi korban pengeroyokan

Luka lebam di wajah Ratna Sarumpaet akibat sedot lemak

Robi Ardianto
Robi Ardianto Rabu, 03 Okt 2018 16:29 WIB
Ratna Sarumpaet mengaku bohong menjadi korban pengeroyokan

Aktivis Ratna Sarumpaet telah mengakui kebohongan yang dilakukannya terkait informasi yang menyebut dirinya menjadi korban penganiayaan oleh orang tidak dikenal hingga wajahnya babak belur.

Ratna menceritakan, kebohongan yang dilakukannya bermula pada Jumat, 21 September 2018. Ketika itu, dia mendatangi rumah sakit untuk menemui ahli bedah plastik bernama dokter Sidik. Kedatangan Ratna untuk melakukan sedot lemak. 

"Tetapi, setelah saya bangun, saya mengalami muka yang lebam-lebam. Intinya begitu, jadi apa yang saya katakan ini menyanggah adanya penganiayaan yang menimpa saya," kata Ratna di Jakarta, Rabu (3/10).

Setelah pulang dari rumah sakit, Ratna mengaku melakukan kebodohan. Kebodohan yang dilakukan ketika dirinya berada di rumah. Berawal saat dirinya ditanya keluarganya mengenai wajahnya yang lebam seperti dipukuli orang. Dari situlah, muncul ide bodoh Ratna dengan mengaku menjadi korban penganiayaan seseorang tak dikenal. 

Sponsored

"Saya enggak tau kenapa, saya terjebak dalam kebodohan sepeti ini. Apa yang saya lakukan ini salah. Tidak ada penganiayaan. Saya meminta maaf kepada semua yang terdampak dari apa yang telah saya lakukan, Saya minta maaf kepada Pak Prabowo," katanya.