logo alinea.id logo alinea.id

Dituding Prabowo giring opini, Denny JA: Cek Google

Prabowo menyebut lembaga-lembaga yang mengunggulkan Jokowi-Ma'ruf sudah dibayar.

Cantika Adinda Putri Noveria
Cantika Adinda Putri Noveria Rabu, 17 Apr 2019 21:21 WIB
Dituding Prabowo giring opini, Denny JA: Cek Google

Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menanggapi komentar calon presiden Prabowo Subianto yang menyebut banyak lembaga survei yang dibayar untuk menggiring opini publik. Menurut Denny, pernyataan Prabowo tersebut wacana yang tidak berdasar. 

Ia menjelaskan, rekam jejak lembaga survei mudah ditelusuri di jagat maya. Publik pun bisa menilai sendiri kredibilitas lembaga-lembaga survei yang mengunggulkan Jokowi-Ma'ruf, termasuk LSI Denny JA.

"Di-search saja di Google lembaga-lembaga itu, bagaimana cara mereka dalam membuat quick count tersebut. LSI Denny JA sejak 10 tahun lalu sudah melalukan quick count dan hasilnya selalu akurat," ujar Denny di Graha Dua Rajawali, Jakarta Timur, Rabu (17/4). 

Kendati demikian, Denny tidak menampik bahwa pihaknya dibayai oleh beberapa investor. "Pasti (LSI Denny JA) ada yang bayar.  Di situlah, enggak mungkin kita dibayar, tapi tidak kredibel. Tapi, yang menentukan benar atau salah adalah jejak record-nya di internet," ujar Denny. 

Sponsored

Sebelumnya, Prabowo menolak hasil hitung cepat yang diriliss oleh sejumlah lembaga survei yang mengunggulkan pasangan petahana Jokowi-Ma'ruf. Menurut Prabowo, lembaga-lembaga survei itu tengah berupaya menggiring opini publik. 

"Bahwa ada dari lembaga-lembaga survei tertentu yang kita ketahui memang sudah bekerja untuk satu pihak. Untuk menggiring opini seolah-olah kita kalah. Saudara-saudara sekalian. Jangan terpancing. Terus awasi TPS," ujar Prabowo. 

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Minggu, 26 Mei 2019 02:15 WIB
Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Sabtu, 25 Mei 2019 11:56 WIB