close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Misi Artemis II. Foto: NASA.
icon caption
Misi Artemis II. Foto: NASA.
Peristiwa
Senin, 06 April 2026 13:28

Astronaut Artemis II alami 40 menit tanpa kontak saat berada di balik bulan

Astronaut Artemis II akan alami 40 menit tanpa kontak saat di balik bulan, momen sunyi yang jadi tantangan sekaligus peluang observasi.
swipe

Para astronaut dalam misi Artemis II akan menghadapi momen sunyi sekitar 40 menit ketika pesawat Orion mereka melintas di sisi jauh bulan dan kehilangan kontak dengan bumi.

Dalam periode tersebut, empat astronaut akan berada dalam kondisi tanpa komunikasi, hanya ditemani sistem pesawat dan ruang hampa antariksa. Momen ini disebut sebagai pengalaman yang mendalam, penuh kesunyian. Pilot Artemis II, Victor Glover, berharap momen ini dapat menjadi kesempatan bagi dunia untuk bersatu.

“Ketika kami berada di balik bulan, tanpa kontak dengan siapa pun, mari kita jadikan itu sebagai sebuah kesempatan. Mari berdoa, berharap, dan kirimkan pikiran serta harapan baik agar kami bisa kembali terhubung dengan kru,” ujar Victor dilansir dari BBC, Senin (6/4).

Selama ini, kru misi Artemis II selalu terhubung dengan pusat kendali misi di Houston, Amerika Serikat. Namun, saat berada di balik bulan, sinyal komunikasi akan terhalang sehingga menyebabkan putusnya koneksi sementara.

Kondisi serupa pernah terjadi pada misi Apollo 11 pada 1969. Astronaut Michael Collins mengalami kehilangan kontak saat mengorbit sisi jauh bulan. Dalam memoarnya, Collins menggambarkan perasaan tersebut sebagai “benar-benar sendirian” dan “terisolasi dari kehidupan yang dikenal”, meski ia mengaku tidak merasa takut. Ia justru merasakan ketenangan selama periode tanpa komunikasi tersebut.

Di bumi, hilangnya sinyal ini menjadi momen yang menegangkan bagi tim pemantau. Kepala teknologi Goonhilly Earth Station, Matt Cosby, mengatakan bahwa timnya akan merasa cemas saat pesawat berada di balik bulan, namun lega ketika sinyal kembali muncul.

“Ketika pesawat berada di balik bulan, kami akan sedikit merasa gugup, dan kemudian akan sangat senang saat melihatnya kembali, karena kami tahu mereka semua dalam keadaan aman.”

Selama 40 menit tanpa kontak, para astronaut akan memanfaatkan waktu untuk melakukan observasi, mengambil gambar, serta mempelajari kondisi geologi permukaan bulan.

Keterbatasan komunikasi ini menjadi tantangan dalam eksplorasi luar angkasa, terutama untuk misi jangka panjang seperti pemantauan bulan yang membutuhkan konektivitas tanpa henti, termasuk di sisi jauh bulan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Badan Antariksa Eropa (ESA) melalui program Moonlight tengah mengembangkan jaringan satelit di orbit bulan guna memastikan komunikasi dapat berlangsung secara stabil dan berkelanjutan di masa depan.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan