Kementerian Dalam Negeri memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan Lion Group dalam mendukung percepatan pemulihan penyelenggaraan pemerintahan daerah pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui fasilitasi transportasi udara bagi 1.132 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang ditugaskan ke wilayah terdampak bencana.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melepas keberangkatan para praja IPDN di Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (3/1). Para praja IPDN akan melaksanakan penugasan selama satu bulan, terhitung mulai 3 Januari hingga 3 Februari 2026.
Dalam arahannya, Mendagri menegaskan agar seluruh praja IPDN menjalankan tugas secara profesional, menjaga etika, serta tidak menyusahkan masyarakat terdampak bencana. Penugasan tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan perkantoran pemerintahan sekaligus sebagai sarana pembelajaran praktik lapangan dalam mendukung pemulihan fungsi pemerintahan daerah.
“Pemulihan penyelenggaraan pemerintahan daerah merupakan salah satu indikator utama kebangkitan daerah pascabencana. Ketika pemerintahan kembali berjalan, koordinasi dan pelayanan publik dapat berangsur normal,” ujar Mendagri.
Mendagri menjelaskan, pengiriman praja IPDN merupakan bagian dari skenario Kementerian Dalam Negeri untuk mempercepat pemulihan roda pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang. Fokus awal diarahkan pada pengaktifan kembali Kantor Bupati serta sejumlah kantor perangkat daerah yang terdampak banjir, agar aktivitas pemerintahan dapat segera berjalan.
Keberangkatan 1.132 praja IPDN ke Aceh Tamiang dilakukan dalam tiga kloter menggunakan pesawat Lion Air tanpa dipungut biaya. Dukungan transportasi udara tersebut merupakan bentuk partisipasi Lion Group dalam misi kemanusiaan penanganan bencana dan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam pemulihan daerah terdampak.
Mendagri menyampaikan apresiasi atas dukungan Lion Group yang secara konsisten terlibat dalam berbagai misi kemanusiaan di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi elemen penting dalam mempercepat penanganan bencana serta pemulihan pascabencana di daerah.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi menyampaikan bahwa Lion Group berkomitmen mendukung upaya kemanusiaan dan telah berpengalaman terlibat dalam berbagai penanganan bencana, termasuk saat Tsunami Aceh 2004 dan sejumlah bencana lainnya.
“Dalam penugasan ini, Lion Group mengerahkan tiga pesawat jenis Airbus beserta dukungan teknisi, pilot, dan awak kabin. Seluruh dukungan tersebut diberikan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan,” ujar Daniel.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Rektor IPDN Halilul Khairi, Direktur Teknik Lion Air Dedy Maryadi, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama Putu Eka Cahyadhi, serta pejabat Kementerian Dalam Negeri dan jajaran IPDN.