close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Donald Trump saat di KTT Ankara Turki, (8/7/2026). Foto, Reuters
icon caption
Donald Trump saat di KTT Ankara Turki, (8/7/2026). Foto, Reuters
Peristiwa
Selasa, 11 Agustus 2026 09:58

Trump tuntut Iran bayar kompensasi atas gugurnya tentara AS

Trump menuntut Iran memberi kompensasi kepada keluarga korban konflik dan aksi kekerasan yang disebutnya tewas selama 50 tahun terakhir.
swipe

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuntut Iran membayar kompensasi atas kematian ribuan tentara AS dan warga sipil Iran yang tewas dalam berbagai konflik selama beberapa dekade terakhir.

Mengutip The Guardian, Selasa  (11/8), Trump menyampaikan tuntutan tersebut melalui unggahan di Truth Social, Senin (10/8). Ia mengatakan tuntutan kompensasi itu merupakan respons terhadap tuntutan Iran yang sebelumnya meminta ganti rugi atas kerusakan akibat perang selama lima bulan yang telah menewaskan ribuan orang dan menghancurkan sebagian besar kekuatan militer serta perekonomian Iran.

Trump mengatakan Iran harus membayar kompensasi atas korban yang menurutnya tewas atau mengalami luka parah akibat konflik yang melibatkan kelompok dan milisi yang didukung Teheran.

“Sekarang saya juga menuntut Iran membayar kompensasi atas semua orang yang telah mereka bunuh dan lukai parah melalui bom pinggir jalan serta berbagai konflik yang menjadi ciri mereka, yang pada awalnya dipimpin oleh Jenderal Soleimani. Tuntutan ini termasuk bagi keluarga korban yang tewas dalam serangan terhadap USS Cole, serta ribuan orang lainnya yang tewas dalam pertempuran,” tulis Trump dalam unggahannya.

Trump juga menuntut kompensasi diberikan kepada keluarga korban yang disebutnya tewas dalam berbagai konflik dan aksi kekerasan di Iran selama 50 tahun terakhir.

“Selain itu, kompensasi harus dibayarkan kepada keluarga dari ratusan ribu demonstran tak bersalah yang telah dibunuh Iran selama 50 tahun terakhir, belum lagi 52.000 orang yang tewas dalam lima bulan terakhir.” lanjut Trump.

Sekitar satu jam setelah unggahan tersebut, Trump memperluas tuntutannya. Ia mengatakan Iran juga harus bertanggung jawab atas kerusakan dan kematian yang dialami masyarakat di Lebanon, Suriah, Yaman, dan Gaza.

“Selain itu, terkait dengan perundingan dengan Iran, Iran harus bertanggung jawab atas kerusakan dan kematian yang dialami masyarakat Lebanon, Suriah, Yaman, dan Gaza!” tulis Trump.

Tuntutan Trump berpotensi semakin menyulitkan perundingan dengan Iran. Kedua pihak sebelumnya telah melakukan negosiasi untuk mengakhiri perang sekaligus mencapai kesepakatan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

Trump dan sejumlah pejabat senior AS sebelumnya berulang kali menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah semakin dekat. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan yang berhasil diwujudkan.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis bagi perdagangan energi dunia. Sebelum serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari, sekitar 20 persen perdagangan minyak global melewati jalur tersebut

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan