sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Hashim jelaskan bisnis Prabowo tak terkait pengusaha Yahudi

Adik kandung Capres Prabowo Subianto, Hashim Djodjohadikusumo memastikan Prabowo tak memiliki hubungan bisnis dengan pengusaha Yahudi.

Sukirno
Sukirno Sabtu, 25 Agst 2018 05:01 WIB
Hashim jelaskan bisnis Prabowo tak terkait pengusaha Yahudi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Adik kandung calon presiden Prabowo Subianto, Hashim Djodjohadikusumo memastikan Prabowo tak memiliki hubungan bisnis dengan pengusaha Yahudi maupun pebisnis kelas dunia Nathaniel Philip Rothschild.

Hashim yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengatakan, isu tersebut kerap diembuskan lawan politik saat Prabowo menjalani proses kompetisi demokrasi.

"Itu kabar tidak benar. Saya kira sudah berulang kali saya menyampaikan hal ini. Prabowo kenal baik dengan Nat Rothschild, tapi tidak memiliki hubungan bisnis," ujar Hashim, Jumat (24/8).

Hashim yang juga adik kandung dari Prabowo ini tidak membantah bila Prabowo kerap berbisnis di luar negeri.

Namun, dia membantah keras bila kakaknya dituding memiliki hubungan bisnis dengan keluarga Rothschild.

Dalam kesempatan ini, Hashim juga meluruskan bahwa Rothschild bukanlah orang Yahudi seperti yang sering digaungkan netizen.

"Nat Rothschild itu pengusaha Inggris yang beragama Kristen. Ibunya adalah orang Kanada beragama Kristen. Bukan Yahudi seperti yang sering dihembuskan," kata Hashim.

Menurutnya, Indonesia tidak bisa menutup diri dengan pihak asing. Pasalnya, Indonesia adalah negara yang terbuka dan bersahabat. "Yang tidak boleh itu kita menjadi budak asing dan aset negara dikuasai asing. Itu yang tidak boleh," ujar Hashim pula.

Sponsored

Prabowo kerap diserang terkait hal ini di sosial media. Bahkan, pihak yang tidak bertanggung jawab kerap membuat dan menyebarkan meme terkait hal ini. 

Tujuannya tak lain dan tak bukan untuk menjatuhkan citra Prabowo yang selama ini kerap vokal bersuara tentang aset Indonesia yang sudah dikuasai pihak asing.

"Fitnah itu tidak baiklah. Saya mengajak semua pihak mari berkampanye dan berkompetisi dengan cara-cara yang baik, positif dan beradab," kata Hashim.

Sumber: Antara

Berita Lainnya