Politik / Prabowo - Sandiaga Uno

Sandiaga Uno malas tanggapi Yusril Ihza Mahendra

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno malas menanggapi pernyataan Yusril Ihza Mahendra.

Sandiaga Uno malas tanggapi Yusril Ihza Mahendra
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno malas menanggapi pernyataan Yusril Ihza Mahendra. / Facebook

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno malas menanggapi pernyataan Yusril Ihza Mahendra.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyebutkan draft aliansi yang dilayangkan kepada kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hingga kini tidak ada kejelasan. 

Pasangan dari Capres Prabowo Subianto itu mengaku tak ingin membahas hal tersebut. Sebab, pembahasan draft aliansi tersebut dinilai dapat mengaburkan isu ekonomi yang tengah ia usung demi kemenangannya pada Pilpres 2019.

"Sudah kita fokusnya ekonomi. Kita sudah hentikan pembicaraan yang tak memfokuskan ekonomi. Karena yang dikeluhkan masyarakat adalah ekonomi, dan kita lebih baik menghanyutkan energi untuk berbicara diskursus ekonomi," paparnya di Radio Dalem, Jakarta Selatan, Kamis (8/11).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut mempersilahkan Yusril untuk fokus bekerja di kubu Joko Widodo-Maruf Amin, agar polemik ini berakhir.

"Saya ucapkan selamat kepada pak Yusril, silakan bekerja di bidang hukum, kami fokus di ekonomi," paparnya.

Terkait persiapan hukum untuk menghadapi apabila terjadi sengketa Pemilu, Sandi lebih mempercayakan hal tersebut kepada tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabawo-Sandi.

"Kita menyerahkan kepada tim hukum, tapi kita fokusnya ekonomi," ujarnya.

Perlu diketahui, sebelumnya Yusril membeberkan bahwa penyebab utama yang membuat partainya urung merapat ke barisan Prabawo-Sandi adalah lantaran tak diresponsnya draft aliansi. Isi draft aliansi itu berupa poin kesepakatan antar Parpol pendukung Prabowo-Sandi, oleh pasangan nomor urut 02.


Berita Terkait

Kolom