logo alinea.id logo alinea.id

Yusril jadi pengacara Jokowi, Fadli Zon: PBB tetap dukung Prabowo

Sikap yang ditunjukkan Yusril adalah cermin dari sikap pribadi. Bukan sikap partai.

Kudus Purnomo Wahidin
Kudus Purnomo Wahidin Selasa, 06 Nov 2018 15:27 WIB
Yusril jadi pengacara Jokowi, Fadli Zon: PBB tetap dukung Prabowo

Meski Yusril Ihza Mahendra memutuskan menjadi pengacara pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin, namun Partai Bulan Bintang (PBB) diyakini tetap mendukung pasangan nomor 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Fadli Zon mengaku tak mempermasalahkan sikap Ketua Umum PBB yang memilih menjadi pengacara pasangan Jokowi-Maruf di Pilpres 2019. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan Yusril adalah cermin dari sikap pribadi dan bukan sikap partai.

“Saya kira itu hak pribadi. Itu tak ada masalah apa lagi mau jadi lawyer kan tak ada masalah. Profesinya kan memang itu. Itu pribadi bukan partainya,” kata Fadli Zon di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Selasa, (6/11).

Itu sebabnya, Fadli Zon meyakini walaupun Yusril menjadi pengacara Jokowi-Maruf, Partai Bulan Bintang yang merupakan partai besutan Yusril tetap akan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

“Saya kira dari Ketua Majelis Syuro ,Pak Kaban, cukup intensif bersama kami juga. Artinya dari sisi organisasi atau dari sisi partai politik, apalagi dengan latar belakangnya , saya kira lebih condong dengan apa yang diperjuangkan oleh kami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabawo-Sandi, Djoko Santoso, memadang santai pilihan Yusril menjadi pengacara Jokowi-Maruf Amin. Menurutnya, hal itu sebagai bentuk demokrasi yang menjadi hak pribadinya.

“Ya kan namanya demokrasi boleh -boleh saja. Mau ke sana sekalian juga tidak apa-apa. Ini demokrasi bebas-bebas saja,” kata Djoko.

Djoko mengakui, pihaknya memang sangat jarang melakukan pendekatan terhadap Yusril, sehingga membuat Yusril urung merapat ke tim Prabawo-Sandi.

Sponsored

“Kami tidak pernah meminta jadi pengacara, dan kalau memang ingin berjuang bersama seharusnya dari kesadaran ya. Kalau kita yang minta kan belum tentu orangnya mau, saya pernah ketemu dia (Yusril) tapi hanya say hello saja," kata Djoko.