Anak usaha BUMN konstruksi PT PP Properti Tbk. (PPRO) menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun untuk refinancing dan ekspansi bisnis.
Anak usaha BUMN konstruksi PT PP Properti Tbk. (PPRO) menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun untuk refinancing dan ekspansi bisnis.
Direktur Utama PP Properti Taufik Hidayat mengatakan penawaran umum berkelanjutan (PUB) tahap pertama yang akan dirilis senilai Rp1 triliun.
"Dana hasil obligasi akan digunakan untuk investasi, refinancing utang, dan sebagai modal kerja," ujarnya, Senin (28/5).
Emiten properti bersandi saham PPRO tersebut menawarkan dua seri obligasi. Di antaranya, seri A dengan tenor 3 tahun berkupon 9%, dan seri B bertenor 5 tahun berbunga 9,25%.
Perseroan akan menggunakan dana hasil emisi obligasi sebesar 45% untuk pembayaran sebagian cicilan investasi yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.