IHSG di zona merah dalam jangka menengah

IHSG masih akan menetap di teritori negatif dalam jangka menengah.

IHSG masih akan menetap di teritori negatif dalam jangka menengah. (Antara Foto)

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi lanjutkan pelemahan pada hari ini, Rabu (13/2). Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, IHSG masih akan menetap di teritori negatif dalam jangka menengah.

"IHSG diprediksi melemah. Pergerakan masih akan dipengaruhi sentimen global terutama kesepakatan antara China dan Amerika Serikat (AS)," kata Dennies dalam riset hariannya, Rabu (13/2).

Seperti diketahui, kedua negara sepakat untuk berunding kembali dan menangguhkan pengenaan tarif perdagangan tambahan. Artinya, pelaku pasar memang masih menunggu keputusan perundingan terkait perang dagang antara China dengan AS.

"IHSG diprediksi melemah, rentang pergerakan hari ini di level support 6.322-6.374 dan resistance 6.495-6.564," ujar Dennies. 

Dennies merekomendasikan beberapa saham seperti, PT Wijaya Karya Tbk. (WIKA), PT Jasa Marga Tbk. (JSMR), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM).