Sosial dan Gaya Hidup

Sering scroll ponsel sambil menunduk? kenali sindrom text neck dan cara mencegahnya

Terlalu sering menunduk saat menggunakan HP dapat memicu sindrom text neck. Kenali penyebab dan cara mencegahnya sejak dini.

Rabu, 15 Juli 2026 10:55

Kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam untuk scroll media sosial, menonton video, atau membalas pesan di ponsel ternyata dapat berdampak pada kesehatan leher. Posisi kepala yang terus menunduk saat menggunakan gadget meningkatkan tekanan pada otot dan tulang leher, sehingga memicu kondisi yang dikenal sebagai sindrom text neck.

Sindrom text neck merupakan gangguan pada leher dan postur tubuh akibat posisi kepala yang terus-menerus menunduk dalam waktu lama saat menggunakan perangkat elektronik, seperti ponsel, tablet, maupun laptop. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dan ketegangan pada leher, bahu, hingga punggung bagian atas, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani.

Melansir dari Premier Orthopaedics, Rabu (15/7), saat kepala berada pada posisi tegak, leher menopang beban sekitar 4–5 kilogram. Namun, ketika kepala menunduk, tekanan yang diterima leher meningkat berkali-kali lipat. Semakin rendah posisi kepala, semakin besar pula beban yang harus ditahan oleh otot, sendi, dan tulang leher. Jika kebiasaan ini berlangsung terus-menerus, risiko terjadinya Sindrom text neck pun akan semakin tinggi 

Apa Itu sindrom text neck?

Sindrom Text neck adalah gangguan pada leher yang muncul akibat kebiasaan mempertahankan posisi kepala condong ke depan saat menggunakan perangkat digital. Posisi tersebut membuat otot, sendi, dan tulang belakang leher bekerja lebih keras dibanding saat kepala berada pada posisi tegak.

Haidhar Ali Faqih Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait