close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi ponsel pintar./Foto Pexels.com
icon caption
Ilustrasi ponsel pintar./Foto Pexels.com
Sosial dan Gaya Hidup
Sabtu, 08 Agustus 2026 13:19

Waspada! 7 kebiasaan ini dapat buat baterai ponsel cepat rusak

Merawat baterai ponsel dengan benar dapat memperpanjang usia pakai, menjaga performa, dan mengurangi risiko kerusakan.
swipe

Baterai menjadi salah satu komponen paling penting pada ponsel. Namun, seiring waktu kapasitas baterai akan terus menurun akibat siklus pengisian daya dan pola penggunaan sehari-hari. Jika tidak dirawat dengan baik, baterai bisa lebih cepat mengalami penurunan performa sehingga ponsel mudah habis daya, melambat, bahkan berisiko mengalami kerusakan.

Karena itu, penting mengetahui cara merawat baterai ponsel agar tetap sehat. Selain membantu memperpanjang usia pakai perangkat, kebiasaan yang tepat juga dapat menjaga performa ponsel tetap optimal dan mengurangi risiko panas berlebih maupun kerusakan pada baterai.

Lantas, bagaimana cara merawat baterai ponsel agar awet? Berikut penjelasannya, dirangkum dari Honor dan Newyork Times, Jumat (8/8).

1. Hindari mengisi daya terlalu lama

Membiarkan ponsel tetap terhubung ke pengisi daya setelah baterai penuh dapat memberikan tekanan tambahan pada sel baterai. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berpotensi mempercepat penurunan kapasitas baterai sehingga daya tahannya tidak lagi optimal.

Karena itu, sebaiknya cabut pengisi daya setelah baterai terisi penuh atau manfaatkan fitur penghentian pengisian otomatis apabila tersedia pada perangkat.

2. Jangan biarkan ponsel terlalu panas

Paparan suhu tinggi dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai. Hindari meninggalkan ponsel di bawah sinar matahari langsung, di dalam mobil yang panas, atau menggunakan perangkat saat suhunya sudah terlalu tinggi.

Jika ponsel terasa panas setelah digunakan, hentikan pemakaian sementara hingga suhunya kembali normal. Langkah ini dapat membantu menjaga stabilitas baterai sekaligus mengurangi risiko kerusakan komponen.

3. Hindari menggunakan ponsel saat sedang dicas

Menggunakan ponsel untuk bermain gim, menonton video, atau menjalankan aplikasi berat saat sedang diisi daya dapat menghasilkan panas tambahan. Kondisi tersebut membuat baterai bekerja lebih keras selama proses pengisian berlangsung.

Semakin tinggi suhu baterai, semakin besar pula risiko penurunan kapasitas dalam jangka panjang. Sebaiknya kurangi penggunaan ponsel hingga proses pengisian selesai.

4. Lepaskan casing saat mengisi daya

Beberapa jenis casing dapat menghambat pelepasan panas ketika ponsel sedang diisi daya. Akibatnya, suhu perangkat meningkat dan berpotensi memengaruhi kesehatan baterai.

Melepas casing selama proses pengisian dapat membantu sirkulasi panas menjadi lebih baik. Cara sederhana ini juga dapat membantu menjaga suhu baterai tetap stabil.

5. Gunakan pengisi daya yang sesuai

Pengisi daya yang sesuai dengan spesifikasi perangkat membantu menjaga kestabilan arus listrik selama proses pengisian. Sebaliknya, penggunaan charger yang tidak sesuai berpotensi membuat baterai bekerja lebih berat.

Karena itu, gunakan pengisi daya bawaan atau aksesori yang telah memenuhi standar keamanan. Langkah ini dapat membantu menjaga kesehatan baterai sekaligus mengurangi risiko kerusakan.

6. Rutin memperbarui software

Pembaruan sistem operasi tidak hanya menghadirkan fitur baru, tetapi juga membawa peningkatan keamanan dan optimalisasi kinerja perangkat. Beberapa pembaruan juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan daya.

Dengan rutin memperbarui software, ponsel dapat bekerja lebih optimal dan lebih aman. Selain itu, pembaruan juga membantu menjaga kompatibilitas aplikasi dengan sistem operasi terbaru.

7. Kelola ruang penyimpanan

Ruang penyimpanan yang hampir penuh dapat membuat prosesor dan memori bekerja lebih keras saat menjalankan aplikasi. Kondisi ini dapat memengaruhi performa perangkat sekaligus meningkatkan konsumsi daya.

Agar ponsel tetap optimal, hapus file yang tidak diperlukan atau pindahkan foto dan video ke layanan penyimpanan awan (cloud storage). Penyimpanan yang lebih lega akan membantu menjaga kinerja perangkat dalam jangka panjang.

Meski kapasitas baterai akan menurun seiring bertambahnya usia pemakaian, perawatan yang tepat dapat membantu memperlambat proses tersebut. Kebiasaan sederhana seperti menghindari panas berlebih, tidak mengisi daya terlalu lama, serta menggunakan pengisi daya yang sesuai dapat menjaga kesehatan baterai sehingga performa ponsel tetap optimal dalam jangka panjang.

img
Haidhar Ali Faqih
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan