Pasien Omicron berpotensi meninggal jika belum vaksin

Pasien Omicron paling banyak meninggal karena belum vaksin.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Foto tangkapan layar YouTube Setkab

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau masyarakat Indonesia tidak takut dan ragu untuk menerima vaksin Covid-19. Menurut Luhut, mereka yang belum menerima vaksin Covid-19 berpotensi besar tertular dan mengalami kematian akibat Covid-19 varian Omricon.

"Jadi anda yang belum divaksin anda menjadi sasaran cukup hebat dari Omricon ini. Jadi, kalau ada yang terjadi pada saudara-saudara yang tidak patuh pada ini, saya pikir anda sendiri harus bertanggungjawab mengenai keadaan diri sendiri," kata Luhut dalam telekonferensi, Senin (31/1).

Menurut Luhut, untuk kasus terkonfirmasi positif hingga Minggu (30/1) masih berada seperlima dari puncak jumlah varian Delta pada Juli tahun lalu. Selain itu, jumlah yang dirawat di rumah sakit di Tanah Air saat ini masih sangat cukup aman, yakni sepersepuluh dari puncak Delta.

Di sisi lain, kata dia, kasus Covid-19 di Jawa-Bali terus meningkat meski terdapat juga penurunan kasus harian dalam sepekan terakhir. Luhut menyebut, kasus Covid-19 di Indonesia masih didominasi warga DKI Jakarta untuk area Jawa-Bali.

Sementara, sambung Luhut, untuk kasus kematian harian Jawa-Bali juga mengalami peningkatan meski angkanya masih tergolong kecil. Kasus kematian tertinggi saat ini masih terjadi di DKI Jakarta.