PT Pelindo diminta tanggung jawab kebersihan lahan dan warga Kampung Bengek

PT Pelindo sebagai pemilik lahan harus bertanggung jawab atas kebersihan lokasi dan warganya.

Relawan menyusuri aliran anak sungai Cisadane Kali Baru yang dipenuhi sampah di Cilebut, Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/9).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghentikan pembersihan sampah di Kampung Bengek, Penjaringan, Jakarta Utara. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, pembersihan selanjutnya akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab PT Pelindo selaku pemilik lahan.

"Hari ini ini kami terakhir membantu membersihkan tumpukan sampah di Kampung Bengek tersebut," kata Andono Warih saat dihubungi reporter Alinea.id, Kamis (4/9).

Selain pembersihan sampah di lahan milik mereka, kata Andono, PT Pelindo juga harus bertanggung jawab terhadap kondisi warga yang berada di lokasi tersebut. Dari hasil peninjauan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup ke lokasi tersebut, lahan penuh sampah tersebut milik PT Pelindo II. 

"Untuk sementara kami bantu agar kondisinya kondusif, ke depan Pelindo yang bertanggung jawab termasuk terhadap warganya. Lahan itu juga dipagari, dalam pagar tersebut ada warga yang bermukim dan juga membuang sampahnya di situ," ujar Andono.

Lautan sampah di Kampung Bengek, Penjaringan, yang berada di lahan milik PT Pelindo menjadi sorotan setelah sebuah video yang merekam kondisi tersebut viral di dunia maya.