5 cara beli saham NVIDIA di Indonesia
NVIDIA menjadi salah satu perusahaan teknologi paling diperhatikan investor karena perannya dalam perkembangan kecerdasan buatan. Permintaan terhadap chip untuk data center dan AI mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan, sehingga saham NVDA menarik perhatian investor Indonesia.
Untuk investor Indonesia yang ingin membeli saham Nvidia, maka Pintu menawarkan fitur tokenisasi saham. Melalui fitur ini kamu bisa membeli saham NVIDIA melalui tokenized stock NVDAX. Selain itu, Pintu juga menyediakan tokenized stocks seperti Apple, Tesla, SpaceX, Amazon, Google, Meta, Microsoft, Coinbase, dan Robinhood, dll.
Bagi investor yang mencari aplikasi beli saham Amerika, terdapat beberapa cara untuk mendapatkan eksposur terhadap NVIDIA dari Indonesia. Investor dapat menggunakan broker internasional, platform investasi yang menyediakan akses saham AS, maupun produk tokenisasi saham.
Selain NVIDIA, investor juga sering memantau saham Amazon hari ini karena perusahaan teknologi besar biasanya bergerak mengikuti sentimen sektor AI, cloud, dan ekonomi digital. Dengan demikian, memahami cara membeli NVIDIA juga dapat membantu investor memahami bagaimana akses terhadap saham perusahaan Amerika lainnya bekerja.
Mengapa saham NVIDIA menarik?
NVIDIA awalnya dikenal sebagai produsen graphics processing unit atau GPU untuk komputer dan gaming. Namun, perusahaan kemudian berkembang menjadi salah satu pemain terpenting dalam infrastruktur kecerdasan buatan.
GPU NVIDIA banyak digunakan untuk melatih dan menjalankan model AI. Karena perusahaan teknologi besar terus meningkatkan investasi pada AI, permintaan terhadap chip dan sistem komputasi NVIDIA ikut meningkat.
Pertumbuhan tersebut membuat NVIDIA menjadi perusahaan dengan posisi strategis dalam rantai pasok AI. Selain itu, perusahaan terus mengembangkan platform software dan ekosistem CUDA yang memperkuat hubungan dengan pengembang dan perusahaan teknologi.
Karena itu, investor tidak hanya melihat NVIDIA sebagai produsen chip, tetapi juga sebagai perusahaan infrastruktur AI. Namun, valuasi saham yang tinggi berarti investor harus tetap mempertimbangkan ekspektasi pertumbuhan yang sudah tercermin dalam harga.
1. Membeli saham NVIDIA melalui broker internasional
Cara pertama adalah membuka rekening pada broker internasional yang menyediakan akses ke bursa Amerika Serikat. Melalui broker tersebut, investor dapat membeli saham NVIDIA dengan ticker NVDA secara langsung.
Investor biasanya perlu melakukan registrasi, verifikasi identitas, mengisi dana, lalu melakukan pembelian ketika pasar Amerika dibuka.
Keuntungan metode ini adalah investor memperoleh kepemilikan saham konvensional. Dengan demikian, struktur kepemilikan mengikuti mekanisme pasar saham tradisional dan investor dapat memperoleh hak yang melekat pada saham sesuai ketentuan broker dan kustodian.
Namun, metode ini juga membutuhkan perhatian terhadap biaya. Investor perlu memperhitungkan biaya konversi Rupiah ke dolar AS, biaya transaksi, biaya penarikan, serta ketentuan pajak yang berlaku.
Selain itu, investor perlu memastikan broker yang digunakan memiliki regulasi dan perlindungan investor yang jelas. Karena investor mengirimkan dana ke platform luar negeri, keamanan dan reputasi broker menjadi faktor penting.
2. Menggunakan platform investasi yang menyediakan saham AS
Cara kedua adalah menggunakan platform investasi yang menyediakan akses terhadap saham Amerika Serikat. Metode ini dapat lebih sederhana bagi investor Indonesia karena platform biasanya menyediakan antarmuka yang lebih mudah dipahami.
Investor dapat mencari ticker NVDA, menentukan jumlah pembelian, kemudian melakukan transaksi sesuai mekanisme platform.
Beberapa platform juga memungkinkan investor membeli saham pecahan atau fractional shares. Fitur tersebut membantu investor yang memiliki modal terbatas karena mereka tidak perlu membeli satu saham penuh.
Namun, investor perlu memahami struktur kepemilikan yang ditawarkan. Selain itu, perhatikan biaya transaksi dan kurs karena keduanya dapat mempengaruhi hasil investasi.
Investor juga sebaiknya membaca ketentuan mengenai kustodian dan penarikan dana. Dengan begitu, investor mengetahui bagaimana aset disimpan dan apa yang terjadi jika platform mengalami gangguan.
3. Menggunakan tokenisasi saham di Pintu
Cara ketiga adalah memanfaatkan fitur tokenisasi saham di Pintu. Metode ini memberikan pendekatan berbeda karena investor mendapatkan eksposur terhadap saham NVIDIA melalui tokenized stock.
Pintu menyediakan NVDAX sebagai token yang merepresentasikan saham NVIDIA. Pintu menjelaskan bahwa tokenized stocks merupakan representasi digital saham atau eksposur terhadap saham yang diterbitkan menggunakan teknologi blockchain.
Salah satu keunggulan tokenisasi adalah fleksibilitas nominal. Pintu menyebut pengguna dapat membeli tokenized stocks mulai dari Rp11.000. Dengan demikian, investor dapat membangun eksposur terhadap saham global secara bertahap.
Selain itu, tokenized stocks di Pintu dapat diperdagangkan 24/7. Fitur tersebut membuat transaksi lebih fleksibel karena investor tidak harus menunggu jam perdagangan bursa Amerika.
Pintu juga menyediakan berbagai tokenized stocks lainnya. Investor dapat menemukan Apple melalui AAPLX, Tesla melalui TSLAX, Google melalui GOOGLX, Meta melalui METAX, serta perusahaan lain seperti Amazon, Coinbase, dan Robinhood.
Namun, investor harus memahami bahwa tokenized stock tidak sama dengan kepemilikan saham konvensional secara langsung. Struktur produk, hak suara, dividen, dan mekanisme kustodian dapat berbeda.
4. Membeli eksposur NVIDIA secara bertahap
Cara keempat bukan hanya mengenai platform, tetapi juga strategi pembelian. Investor dapat menggunakan metode dollar-cost averaging atau pembelian secara berkala
Strategi ini memungkinkan investor membeli NVIDIA dalam nominal tertentu secara rutin. Misalnya, investor dapat mengalokasikan dana setiap bulan tanpa mencoba menebak harga terendah.
Strategi tersebut dapat membantu mengurangi risiko membeli seluruh posisi ketika harga sedang tinggi. Namun, metode ini tidak menjamin keuntungan karena harga saham tetap dapat mengalami penurunan dalam jangka pendek maupun panjang.
Investor juga perlu menentukan alokasi dana sejak awal. Jangan menggunakan dana kebutuhan sehari-hari untuk membeli saham karena investasi saham memiliki risiko volatilitas.
Jika investor menggunakan tokenized stocks, pembelian berkala juga dapat dilakukan sesuai fitur dan ketentuan platform.
5. Melakukan diversifikasi dengan saham teknologi lain
Cara kelima adalah memasukkan NVIDIA ke dalam portofolio yang lebih terdiversifikasi. NVIDIA memang memiliki prospek kuat karena perkembangan AI, tetapi perusahaan tetap menghadapi risiko. Persaingan chip, perubahan siklus industri, regulasi perdagangan, serta kebutuhan belanja modal pelanggan dapat mempengaruhi kinerja perusahaan.
Karena itu, investor dapat mempertimbangkan perusahaan teknologi lain sebagai bagian dari portofolio. Misalnya, Apple memiliki ekosistem perangkat dan layanan, Amazon memiliki bisnis e-commerce serta cloud melalui AWS, sedangkan Microsoft memiliki bisnis software dan cloud.
Diversifikasi tidak menghilangkan risiko investasi. Namun, strategi tersebut dapat membantu investor mengurangi ketergantungan portofolio terhadap kinerja satu perusahaan.
Pada akhirnya, Investor Indonesia memiliki beberapa pilihan untuk mendapatkan eksposur terhadap saham NVIDIA. Investor dapat membeli NVDA melalui broker internasional, menggunakan platform investasi yang menyediakan saham AS, atau memanfaatkan tokenisasi saham seperti NVDAX di Pintu.
Bagi investor dengan modal terbatas, tokenisasi dapat menjadi alternatif menarik karena Pintu menyediakan pembelian mulai Rp11.000 dan perdagangan tokenized stocks 24/7. Selain NVIDIA, Pintu juga menyediakan tokenized stocks seperti Apple, Tesla, Google, Meta, Amazon, Coinbase, dan Robinhood, dll.


