Peristiwa

Harga emas terus naik, benarkah Indonesia menuju krisis?

Kenaikan harga emas dinilai belum menandakan krisis. Analis menyebut ekonomi Indonesia masih positif meski melemah dan berada di fase pra-resesi.

Kamis, 29 Januari 2026 13:16

Harga emas yang terus mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir memunculkan kekhawatiran publik terkait potensi krisis ekonomi di Indonesia. Emas memang kerap dianggap sebagai aset aman (safe haven) saat kondisi ekonomi tidak menentu, sehingga lonjakan harganya sering dibaca sebagai sinyal awal memburuknya situasi ekonomi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai kenaikan harga emas saat ini belum menandakan krisis ekonomi di Indonesia. Menurutnya, kenaikan harga emas lebih mencerminkan fase pra-resesi, bukan kondisi krisis.

“Belum ke krisis, tapi pra-resesi,” ujar Bhima kepada Alinea.id, Rabu (28/1).

Menurut Bhima, meningkatnya pembelian emas terutama dilakukan oleh kelompok kaya dan kelas menengah sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi pelemahan ekonomi.

Lebih lanjut, Bhima menjelaskan lonjakan harga emas lebih banyak dipengaruhi faktor global ketimbang kondisi ekonomi domestik. Setidaknya ada tiga faktor utama yang mendorong lonjakan harga emas dunia.

Haidhar Ali Faqih Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait