Infrastruktur sementara ini terbukti mampu menghidupkan kembali mobilitas warga setelah sebelumnya sempat terputus akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera bagian utara pada akhir November 2025.
Jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Bandar Pusaka dengan Kecamatan Sekerak di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, kini kembali berfungsi dengan baik dan menjadi penghubung vital bagi aktivitas masyarakat setempat.
Infrastruktur sementara ini terbukti mampu menghidupkan kembali mobilitas warga setelah sebelumnya sempat terputus akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera bagian utara pada akhir November 2025.
Setiap harinya, jembatan tersebut dilalui ratusan kendaraan milik warga. Para pekerja pun memanfaatkannya untuk menuju tempat kerja, sementara pelajar menggunakannya sebagai akses utama menuju sekolah. Kehadiran jembatan gantung ini tidak hanya melancarkan mobilitas, tetapi juga mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat di dua kecamatan yang terhubung.
Hendra, salah seorang warga Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, mengatakan keberadaan jembatan darurat tersebut membantu kehidupan sehari-hari masyarakat. Ia menilai akses yang kembali terbuka membuat warga bisa beraktivitas dengan lebih lancar.
"Sangat terbantu lah dengan adanya jembatan ini," kata Hendra saat ditemui, Rabu (29/4/2029).