Peristiwa

Kuba bebaskan 2.000 tahanan di tengah krisis ekonomi dan tekanan AS

Kuba akan membebaskan lebih dari 2.000 tahanan di tengah krisis ekonomi dan tekanan AS yang memperparah kondisi energi.

Senin, 06 April 2026 16:22

Pemerintah Kuba mengumumkan akan membebaskan lebih dari 2.000 tahanan di tengah krisis ekonomi yang semakin parah dan tekanan dari Amerika Serikat.

Melansir CNN, Senin (6/4), sebanyak 2.010 narapidana akan dibebaskan sebagai bagian dari kebijakan pengampunan yang mempertimbangkan perilaku baik, kondisi kesehatan, serta jenis pelanggaran yang dilakukan. Pembebasan ini mencakup kelompok rentan seperti perempuan, anak muda, lansia, dan warga negara asing.

Namun, pemerintah Kuba menegaskan bahwa narapidana dengan kasus berat seperti pembunuhan, pelecehan seksual, dan kejahatan terhadap otoritas tidak termasuk dalam kebijakan tersebut.

Langkah ini menjadi salah satu pembebasan tahanan terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, pada awal 2025, Kuba juga membebaskan ratusan tahanan setelah kesepakatan dengan Amerika Serikat dan Vatikan terkait pelonggaran sanksi.

Namun, kebijakan tersebut berubah setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan kesepakatan tersebut saat kembali menjabat, yang sempat menghentikan proses pembebasan tahanan.

Haidhar Ali Faqih Reporter
sat Editor

Tag Terkait

Berita Terkait