Sejumlah daerah di Sumatera Barat, Sumut, dan Aceh telah kembali normal atau mendekati normal pascabencana.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di berbagai wilayah Sumatera menunjukkan kemajuan yang positif dan terukur.
Kerja kolaboratif lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri dinilai telah membuahkan hasil nyata di sejumlah daerah terdampak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Banyak kemajuan yang sudah kita capai dalam memulihkan wilayah-wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (26/1).
Di Provinsi Sumatera Barat, dari 19 kabupaten/kota yang sempat terdampak bencana, sebanyak 16 wilayah terdampak langsung. Hingga kini, lima daerah telah kembali pada kondisi normal, yakni Kabupaten Solok Selatan, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Sementara itu, enam daerah lainnya telah memasuki fase mendekati normal, meliputi Kota Solok, Kepulauan Mentawai, Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pasaman Barat.