Murad Ismail: Hentikan ketegangan politik

Pasangan calon Gubernur Murad Ismail dan Wakil Gubenur Barnabas Orno, berhasil memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Maluku 2018.

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Irjen Pol Murad Ismail (ketiga dari kiri) - Barnabas Orno (Kanan) menyerahkan dokumen pencalonan kepada Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Rifan Kubangun (kedua dari kiri) saat pendaftaran di Kantor KPU Maluku, Ambon, Maluku, Rabu (10/1)./AntaraFoto

Pasangan calon Gubernur Murad Ismail dan Wakil Gubenur Barnabas Orno, berhasil memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Maluku 2018. Hal itu berdasarkan perhitungan cepat Lembaga survei Konsultan Citra Indonesia (KCI) jaringan LSI Network

"Pemenang Pilkada Maluku resmi nantinya berdasarkan keputusan KPU. Tetapi perhitungan cepat harus dihargai. Mari meninggalkan kepentingan politik untuk membangun Maluku yang lebih baik," kata Murad seperti dilansir Antara, di Ambon, Rabu (27/6).

Maluku membutuhkan pembenahan dari berbagai bidang, terutama tingginya tingkat kemiskinan maupun pengangguran. "Jadi hentikan ketegangan politik dan bersatu padu membangun Maluku yang memiliki aneka potensi sumber daya alam (SDA) bernilai ekonomis untuk menyejahterakan masyarakat," ujarnya.

Murad mengarahkan makan patita (bersama) dilaksanakan masyarakat sebagai wujud kehidupan orang basudara (saudara) untuk menyukuri kemenangan masyarakat Maluku melaksanakan pemilihan Gubernur-Wagub periode 2019-2024 dengan aman, lancar dan sukses.

Pasangan calon "BAILEO" memperoleh angka tertinggi 40,63% dari 85,67% sampel dari 300 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah masuk.

Posisi kedua ditempati petahana Gubernur Maluku, Said Assagaff dan Anderias Rentanubun dengan jargon "SANTUN" yang memperoleh 32,10%.

Posisi ketiga ditempati pasangan calon jalur perseorangan, Herman Koedoeboen - Abdullah Vanath dengan jargon "HEBAT" yang memperoleh 27,27%.

Pasangan calon "BAILEO" memenangi pemilihan Gubernur dan Wagub Maluku periode 2019-2024 antara lain karena mampu menarik sentimen Gubernur baru dan kegiatan blusukan di atas rata - rata pasangan calon "SANTUN" maupun "HEBAT".