close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Warga mengantre saat digelarnya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) di TPS 4 Desa Boentuka di Kabupaten TTS , NTT, Sabtu (20/10/
icon caption
Warga mengantre saat digelarnya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) di TPS 4 Desa Boentuka di Kabupaten TTS , NTT, Sabtu (20/10/
Politik
Minggu, 28 Oktober 2018 07:42

Bawaslu masih temukan persoalan di Pilkada ulang Sampang

Secara keseluruhan, Bawaslu menilai pelaksanaan Pilkada ulang di Sampang berjalan lancar.
swipe

Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) masih menemukan sejumlah persoalan, dalam pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, yang berlangsung pada Sabtu (27/10). Namun menurut komisioner Bawaslu, M. Afifuddin, secara keseluruhan, pelaksaan PSU berjalan lancar.

"Hasil pemantauan langsung yang kami lakukan kemarin, memang ditemukan ada beberapa TPS yang kita datangi tidak menempelkan DPT di papan, tapi sudah kita ingatkan untuk ditempel sebelum masa pencoblosan selesai," kata Komisioner Bawaslu RI M. Afifuddin di Sampang, Minggu (28/10).

Menurutnya, penempelan DPT pada papan pengumuman di sejumlah TPS dinilai penting. Sebab, hal ini untuk memudahkan kepada pemilih. Namun menurut Afif, temuan ini ditindaklanjuti langsung oleh Bawaslu, dengan memberikan teguran seketika untuk segera diperbaiki.

Selain persoalan data pemilih, temuan lain Bawaslu RI saat memantau langsung pelaksanaan pilkada ulang di Sampang, adalah tidak adanya akses khusus bagi pemilih disabilitas. "Padahal, seharusnya ada," ujar Afif.

Selain memantau secara langsung pelaksanaan pemungutan suara ulang di masing-masing TPS, Bawaslu RI juga memantau pelaksanaan pemungutan suara di TPS khusus, yakni di Rutan dan RSUD Sampang.

"Kami sengaja memantau secara langsung proses pengutusan suara di dua TPS khusus ini, untuk memastikan bahwa proses pilkada benar-benar berlangsung sesuai dengan ketentuan dan pemilih bisa menggunakan hak pilihnya," kata Afif.

Warga Sampang yang tercatat sebagai pemilih dan masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada PSU ini adalah sebanyak 767.032 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 377.998 laki-laki dan 389.034 perempuan.

Jumlah pemilih dalam DPT untuk PSU, berkurang 36.467 orang dari sebelumnya mencapai 803.499 orang. Rinciannya sebanyak 397.031 laki-laki dan 406.468 perempuan.

Mereka adalah pemilih di 1.450 TPS yang tersebar di 180 desa dan enam kelurahan pada 14 kecamatan.

PSU Pilkada Sampang diikuti tiga pasangan calon, yakni pasangan H Hisan/KH Abdullah Mansyur (Hisbullah) yang diusung Partai Demokrat dan PAN, pasangan H Slamet Junaidi/H Abdullah Hidayat (Jihad) didukung Partai NasDem, PKS, PDIP, dan PPP, kemudian pasangan Hermanto Subaidi/Suparto dicalonkan Partai Gerindra dan PKB. (Ant)

img
Gema Trisna Yudha
Reporter
img
Gema Trisna Yudha
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan