Presiden Jokowi ajak masyarakat agar dewasa di Pilpres 2019

Pilpres 2019 diharapkan dapat didisi dengan pendidikan politik, sehingga ada kematangan bagi masyarakat dalam berdemokrasi

Presiden Joko Widodo

Pasca penetapan nomor urut capres-cawapres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Presiden Joko Widodo yang mendapat nomor urut 1 mengajak kepada berbagai pihak untuk mengisinya dengan hal-hal positif. Salah satunya sebagai pendidikan politik yang baik bagi masyarakat. 

"Dalam rangka Pilpres 2019, pesta demokrasi ini agar kita isi untuk pendidikan politik yang baik pada masyarakat sehingga ada kematangan dalam berdemokrasi, juga kedewasaan pada rakyat dalam berdemokrasi," kata Jokowi dalam pidato singkatnya di kantor KPU Jakarta pada Jumat, 21 September 2018.

Karena itu, sebagai pendidikan politik yang bertujuan untuk mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi, Jokowi mengajak seluruh pihak untuk  menjadikan Pilpres 2019 sebagai ajang kontestasi program, adu gagasan, ide, rekam jejak, dan prestasi.

Jokowi mengingatkan, kepada seluruh masyarakt untuk menjauhkan hal buruk seperti saling memfitnah, menghina, mencemooh, dan menjelekkan. Sebab, kata dia, itu bukan etika dari nilai-nilai Keindonesiaan sebagaimana dianut masyarakat. 

"Jangan sampai karena kontestasi ini dalam rangka pilpres, silaturahmi di antara kita menjadi tidak baik," kata Jokowi.