sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

17 perusahaan siap IPO hingga akhir 2019

Hingga akhir 2019, akan ada 66 perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO)

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 04 Des 2019 16:07 WIB
17 perusahaan siap IPO hingga akhir 2019

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan sebanyak 17 perusahaan akan melantai di bursa hingga akhir tahun 2019. Rencana penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) 17 perusahaan ini akan menambah jumlah perusahaan tercatat di BEI sepanjang 2019 menjadi 66 emiten.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gde Nyoman Yetna Setia mengatakan 17 perusahaan yang akan melepas saham akhir tahun ini merupakan bagian dari pipeline BEI per 4 Desember 2019. Dalam pipeline tersebut, tercatat akan ada 33 perusahaan yang akan melantai di bursa.

"Sebanyak 17 perusahaan akan masuk 2019, sedangkan sisanya, 16 perusahaan akan masuk 2020," kata Nyoman saat bincang-bincang dengan media di Jakarta, Rabu (4/12).

Nyoman menjelaskan, 16 perusahaan yang akan melantai pada 2020 tersebut merupakan perusahaan yang menggunakan laporan keuangan per Agustus 2019 dan September 2019.

"Paling tidak mudah-mudahan kami bisa memecahkan rekor (pencatatan) kami. Kita sudah dapat daftarnya juga, sudah konfirmasi, semoga sampai minggu keempat sudah bisa tercatat," tutur Nyoman.

Sebagai informasi, apabila jumlah perusahaan tercatat tahun ini menjadi 66 emiten, maka jumlah ini akan melampaui capaian bursa sebelumnya. Pada 2018, tercatat ada 57 perusahaan yang melantai di bursa. Jumlah tersebut merupakan jumlah pencatatan terbanyak yang dilakukan BEI dalam satu tahun sejak berdiri.

Sedangkan untuk tahun depan, Nyoman mengatakan BEI belum memasang target berapa jumlah perusahaan yang ditargetkan akan tercatat. Sebab, pihak BEI masih membahas hal ini dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Jumlah target perusahaan tercatat kan ada birokrasinya. Kami masih membahas hal ini dengan OJK dan belum disetujui OJK," ujarnya.

Sponsored

Adapun daftar 33 perusahaan tercatat tersebut adalah sebagai berikut.

1. PT lfishdeco menggunakan buku 31 Mei 2019 
2. PT Repower Asia Indonesia  menggunakan buku 31 Mei 2019 
3. PT Hoppor International  menggunakan buku 31  Agustus 2019
4. PT Indonesia Fabreboard Industry  menggunakan buku 30 Juni 2019 
5. PT Diamond Food Indonesia  menggunakan buku 31 Juli 2019 
6. PT Agro Yasa Lestari menggunakan buku 31 Juli 2019
7. PT Putra Rajawali Kencana  menggunakan buku 31 Juli 2019  
8. PT Morenzo Abadi Perkasa menggunakan buku 30 Juni 2019
9. PT Putra Mandiri Jembar  menggunakan buku 30 Juni 2019
10. PT Esta Multi Usaha  menggunakan buku 31 Agustus 2019
11. PT Nara Hotel Internasional  menggunakan buku 31 Juli 2019
12. PT Royalindo Investa Wijaya menggunakan buku 30 Juni 2019
13. PT Prima Multi Usaha Indonesia  menggunakan buku 30 Juni 2019  
14. PT Taurindo Guide Indonesia  menggunakan buku 30 Juni 2019  
15. PT Galva Technologies  menggunakan buku 30 Juni 2019
16. PT Bank Amar Indonesia menggunakan buku 30 Juni 2019
17. PT Alamanda Investama menggunakan buku 31 Mei 2019
18. PT Graha Belitung Utama menggunakan buku 31 Agustus 2019
19. PT Era Graharealty menggunakan buku 31 Agustus 2019
20. PT Cisadane Sawit Raya menggunakan buku 30 Juni 2019
21. PT Pratama Widya menggunakan buku 31 Juli 2019
22. PT Karya Bersama Anugerah menggunakan buku 30 September 2019
23. PT Diamond Citra Propertindo menggunakan buku 31 Juli 2019
24. PT Perintis Triniti Properti menggunakan buku 30 Juni 2019
25. PT Era Mandiri Cemerlang menggunakan buku 31 Juli 2019
26. PT Cahaya Bmtang Medan menggunakan buku 30 September 2019
27. PT Andalan Sakti Primaindo menggunakan buku 31 Agustus 2019
28. PT Aesler Grup Internasional menggunakan buku 30 September 2019
29. PT Batulicin Nusantara Maritim menggunakan buku 31 Agustus 2019
30. PT Lancartama Sejati menggunakan buku 31 Juli 2019
31. PT Makmur Berkah Amanda menggunakan buku 31 Agustus 2019

Adapun dua perusahaan yang masuk dalam pipeline IPO mengajukan pembatasan informasi.