sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Inilah penyebab insentif pascapelatihan Kartu Prakerja belum ditransfer

Ribuan jenis pelatihan telah dibeli para penerima manfaat Kartu Prakerja

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Rabu, 20 Mei 2020 07:57 WIB
Inilah penyebab insentif pascapelatihan Kartu Prakerja belum ditransfer
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17204
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Jumlah penerima manfaat Kartu Prakerja dari gelombang satu, dua, dan tiga mencapai sekitar 680.000 orang. Tetapi, sebanyak 380.000 peserta program Kartu Prakerja di antaranya, belum memperoleh insentif sebesar Rp600.000, seperti yang telah dijanjikan pemerintah.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari, mengatakan, para penerima manfaat Kartu Prakerja yang belum memperoleh insentif pascapelatihan, harus terlebih dahulu menuntaskan satu paket pelatihan. Pasalnya, akun virtual mereka telah ditransfer sebesar Rp3,55 juta untuk pembelian paket tersebut.

Di sisi lain, mereka juga harus memberikan ulasan atau rating pada pelatihan tersebut. Sehingga, bisa dilaporkan oleh digital platform, bahwa peserta telah menerima sertifikat tanda pelatihan tersebut.

Ia menjelaskan, ribuan jenis pelatihan yang dibeli para penerima manfaat Kartu Prakerja. Program pelatihannya pun disediakan sebanyak 228 lembaga pelatihan dari delapan digital platform yang telah menjalin hubungan kerja sama dengan program Kartu Prakerja.

Sponsored

“Jenis pelatihan yang tersedia itu kami buka beragam seperti menu kalau kita prasmanan. Karena kami melayani banyak sekali peserta dari Sabang sampai Merauke. Tugas kami adalah menyediakan menu selengkap-lengkapnya,” ucapnya.

Lebih jauh, ia memastikan progam ini berjalan transparan tanpa mekanisme pelolosan pendaftaran lewat jalur belakang. Semua pendaftaran dilakukan melalui website resmi. Calon peserta yang diusulkan kementerian/lembaga akan diprioritaskan.

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Cara berjuang masyarakat adat melawan Covid-19

Jumat, 29 Mei 2020 16:49 WIB
Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Pandemi dan paras otoriter rezim Jokowi 

Kamis, 28 Mei 2020 17:45 WIB
Berita Lainnya