close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan, Jakarta, 13 November 2020. REUTERS/Willy Kurniawan.
icon caption
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan, Jakarta, 13 November 2020. REUTERS/Willy Kurniawan.
Bisnis
Kamis, 08 Juli 2021 16:22

AS sumbang 4 juta dosis vaksin Moderna dan oksigen ke RI

Dukungan vaksin dari AS disebut meningkatkan kepercayaan tenaga kesehatan dan masyarakat.
swipe

Amerika Serikat (AS) berencana memberikan donasi 4 juta dosis vaksin Moderna yang dijadwalkan segera tiba, beserta bantuan teknis dan medis lainnya, termasuk oksigen untuk menanggulangi dampak Covid-19 di dalam negeri.

Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia H.E. Sung Kim saat courtesy call virtual yang diterima oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Kedua pejabat negara tersebut membahas isu terkait upaya peningkatan kerja sama bidang ekonomi secara bilateral, penanggulangan pandemi Covid-19, dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Amerika Serikat menyampaikan keprihatinan atas masa sulit yang dihadapi Indonesia karena Covid-19. Pemerintah AS mendonasikan 4 juta dosis vaksin Moderna yang dijadwalkan segera tiba, beserta bantuan teknis dan medis, serta oksigen," kata Sung Kim dalam keterangannya, Kamis (8/7).

Sementara itu, menurut Airlangga, dukungan vaksin itu akan meningkatkan kepercayaan tenaga kesehatan dan masyarakat.

“Dukungan vaksin dapat membantu dan meningkatkan level kepercayaan para tenaga kesehatan dan para garda depan”, ujar Airlangga yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN).

Airlangga juga menambahkan dalam melayani kebutuhan masyarakat di perawatan medis selama masa pandemi, pemerintah menggunakan medical devices, baik dari dalam negeri maupun impor. Hal ini didukung dengan relaksasi bea masuk.

Tak hanya di bidang kesehatan, Dubes AS itu juga berharap hubungan ekonomi antar kedua negara dapat ditingkatkan, termasuk di bidang perdagangan dan investasi.

Kedua negara sepakat untuk meningkatkan nilai perdagangan di atas US$30 miliar, sebagaimana angka perdagangan kedua negara saat ini. Di mana, nilai tersebut lebih kecil dibandingkan dengan perdagangan bilateral antara AS dengan negara-negara ASEAN lainnya.

“Kita dapat meningkatkan nilai perdagangan hingga dua atau tiga kali lipat, mengingat Indonesia merupakan negara ekonomi terbesar di ASEAN. Terdapat banyak ruang untuk perdagangan kedua negara,” ujar Menko Airlangga.

Di samping itu, pertemuan ini juga membahas prospek kerja sama energi terbarukan. Airlangga memaparkan berbagai potensi sumber daya energi terbarukan seperti matahari, angin, dan panas bumi di Indonesia. 

Pemerintah saat ini mendorong penggunaan panel surya di beberapa pulau seperti Batam dan Bintan melalui solar program, untuk menaikkan pasar permintaan panel surya. 

Indonesia terbuka untuk kerja sama dengan Amerika Serikat guna mendorong percepatan transisi menuju energi terbarukan di Indonesia.

img
Nanda Aria Putra
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan