sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bank BUMN minta bantuan pemerintah untuk restrukturisasi kredit

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) meminta penempatan dana baru dari pemerintah.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 30 Apr 2020 20:05 WIB
Bank BUMN minta bantuan pemerintah untuk restrukturisasi kredit
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) meminta pemerintah melakukan penempatan dana baru untuk memenuhi likuiditas perbankan yang berkurang akibat melakukan restrukturisasi kredit nasabah terdampak Covid-19.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan Bank Himbara butuh penempatan dana baru dari pemerintah. Sebab, penundaan pembayaran pokok dan bunga akan mengakibatkan turunnya pendapatan dan likuiditas perbankan.

"Dana-dana lembaga pemerintah dan BUMN yang ditempatkan di bank Himbara, kalau ditarik hendaknya hanya untuk kebutuhan operasional. Kalau bukan untuk kebutuhan operasional, jangan ditarik dari Himbara," kata Sunarso mewakili Himbara dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (30/4).

Sementara terkait subsidi bunga, Himbara meminta bunga yang ditunda pembayarannya oleh nasabah diberikan subsidi oleh pemerintah.

Sponsored

Sementara terkait implementasi teknis Permenko Nomor 6 Tahun 2020 tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR), Himbara selaku pelaksana menyatakan masih menunggu keputusan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tentang besaran tambahan subsidi bunga KUR.

"Tambahan subsidinya hanya 6% untuk 3 bulan, dan 3% untuk 3 bulan berikutnya. Artinya, keringanan hanya berlaku enam bulan, meskipun kita sudah melakukan restrukturisasi. Ada yang minta 12 bulan, sudah kita lakukan restrukturisasi," ujarnya.

Sunarso juga mengatakan Himbara masih menunggu putusan Menteri Koperasi dan UKM tentang tata cara penagihan dan pembayaran tambahan subsidi bunga KUR.

Berita Lainnya