sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

BSI dapatkan izin prinsip operasional di Dubai

Kehadiran BSI di Dubai juga diharapkan akan memperkuat hubungan bilateral dan multilateral antara Indonesia dengan negara-negara GCC.

Asyifa Putri
Asyifa Putri Kamis, 04 Nov 2021 22:38 WIB
BSI dapatkan izin prinsip operasional di Dubai


Dubai International Financial Center (DIFC) menyerahkan letter of incorporation terkait operasional di Dubai kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI), Kamis (4/11). Langkah tersebut menandai bahwa bank syariah terbesar di Tanah Air ini secara resmi dapat membuka pasar di wilayah Timur Tengah.

Dengan demikian, BSI telah resmi menjadi bagian dari DIFC. Dimana hal itu membuat BSI selangkah lebih dekat untuk mencapai tujuannya menjadi pemain kunci dalam industri perbankan syariah global. 

“Sebagai bank syariah terbesar, kami berharap dapat meraih potensi pasar syariah di dunia yang selama ini belum tersentuh secara optimal. Kami ingin menjadi pelaku utama dalam mendorong dan menumbuhkan ekonomi syariah Indonesia. Sehingga Indonesia bisa menjadi tokoh utama dalam ekonomi syariah dunia,” ujar Hery Gunardi dalam siaran pers, Kamis (4/11).

kehadiran BSI di Dubai merupakan salah satu langkah strategis yang menandai rekam jejak pertama BSI di pasar global. Dengan demikian, BSI akan menjadi bank dari Indonesia pertama yang memiliki kantor perwakilan di kawasan Timur Tengah. 

Sementara itu, BSI berharap dapat mewujudkan misinya yaitu menjadi Top 10 Global Islamic Bank berdasarkan kapitalisasi pasar pada 2025. Dengan hadirnya BSI di Dubai juga diharapkan tidak hanya dapat berkontribusi pada pengembangan industri perbankan syariah di Indonesia, tetapi juga dapat mempererat hubungan antara Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah khususnya Uni Emirat Arab (UEA). Di mana UEA menjadi salah satu pusat investasi global, dan Dubai adalah pusat keuangan syariah global, termasuk sukuk. 

Lebih lanjut, BSI akan terus mengoptimalkan potensi bisnis di Dubai sebagai jembatan penghubung antara Indonesia dan investor global, untuk menginvestasikan dananya pada proyek-proyek pemerintah, BUMN dan juga untuk proyek-proyek pembangunan lainnya di Tanah Air.

Kehadiran BSI di Dubai juga diharapkan akan memperkuat hubungan bilateral dan multilateral antara Indonesia dengan negara-negara GCC di Timur Tengah, serta memudahkan akses bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mencari layanan dan informasi keuangan guna memberdayakan bisnis ekspor dan impor ke Timur Tengah. Hal ini perlu ditekankan guna memperkuat pertumbuhan dan ketahanan ekonomi Indonesia khususnya pascapandemi Covid-19.

Sebelumnya, pada Senin (1/11), BSI telah resmi merampungkan integrasi operasional dengan mulai memberlakukan single system. Maka dari itu, Hery memastikan bahwa BSI 100% siap memperluas bisnis ke depan.

Sponsored

Setelah diterimanya letter of incorporation oleh BSI, semakin menegaskan langkah BSI dalam mengembangkan bisnis pascaberlakunya single system serta komitmen BSI yang tidak hanya ingin hebat di dalam negeri. 

Apalagi, BSI diproyeksikan menjadi bank syariah berskala global, dimana akan menjadi salah satu kekuatan utama pemerintah yang mematok target bahwa Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam ekosistem ekonomi syariah global ke depan. 

"Kami selalu ingin mengedepankan value creation yang optimal dalam setiap langkah yang ditempuh BSI. Sehingga ke depan BSI akan selalu melakukan pengembangan produk, pengembangan layanan, serta peningkatan services lainnya yang diharapkan akan ber impact positif kepada kinerja," tutup Hery.

Berita Lainnya
×
tekid