sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dibayangi endemi Covid-19, kinerja Akseleran tetap tumbuh

Akseleran secara kumulatif sudah berhasil menyalurkan total pinjaman usaha sebesar lebih dari Rp1,1 triliun.

Hermansah
Hermansah Selasa, 17 Mar 2020 22:43 WIB
Dibayangi endemi Covid-19, kinerja Akseleran tetap tumbuh
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 278722
Dirawat 61379
Meninggal 10473
Sembuh 206870

Coronavirus  yang merebak di seluruh dunia belum memengaruhi kinerja Fintech Peer to Peer (P2P) Lending Akseleran. Tercatat, sepanjang pertengahan Maret 2020, rata-rata harian untuk jumlah pelaku usaha (UKM) yang mengajukan pinjaman usaha produktif melalui Akseleran mencapai sekitar 250 per hari atau tumbuh hingga 116% dibandingkan realisasi pada pertengahan Februari.

Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran Christopher Gultom, mengatakan, tingkat permintaan dari para pelaku usaha yang berasal dari sektor konstruksi maupun minyak dan gas selalu ada, seiring dengan modal binis Akseleran yang berfokus kepada penyaluran pinjaman usaha produktif berbasis invoice financing dan prainvoice financing.

Bahkan, rata-rata jumlah pelaku usaha yang berhasil terverifikasi sebagai peminjam mencapai pertumbuhan lebih tinggi lagi, yakni menembus hingga 156% per hari, atau total sebanyak lebih dari 2.500 peminjam di sepanjang pertengahan Maret ini.

“Kami bersyukur, sejauh ini belum ada dampak signifikan dari wabah coronavirus terhadap Akseleran karena sebagian besar peminjam berasal dari sektor konstruksi serta minyak dan gas,” ujar Christopher dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3).

Sponsored

Akseleran secara kumulatif sudah berhasil menyalurkan total pinjaman usaha sebesar lebih dari Rp1,1 triliun. Pertumbuhan yang terjadi pada peminjam sejalan dengan pertumbuhan pada nilai investasi pendanaan yang disalurkan oleh para pemberi pinjaman Akseleran (lender). Rata-rata dalam sehari, jumlah investasi pendanaan Akseleran mencapai sekitar Rp2 miliar lebih di sepanjang pertengahan Maret 2020, atau tumbuh 61% dibandingkan periode yang sama bulan lalu.

Berita Lainnya