sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Edukasi dan ekosistem digital GoTo bantu UMKM lokal kembangkan usaha

Ekosistem digital Grup GoTo disebut telah berkontribusi hingga 2% terhadap PDB Indonesia.

Erlinda Puspita Wardani
Erlinda Puspita Wardani Jumat, 28 Okt 2022 11:25 WIB
Edukasi dan ekosistem digital GoTo bantu UMKM lokal kembangkan usaha

Ekosistem digital Grup GoTo disebut telah berkontribusi hingga 2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Jumlah ini berasal adanya keterlibatan 15 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bermitra dengan GoTo, di mana 2,6 juta orang menjadi mitra pengemudi, dan lebih dari 67 juta pengguna telah bertransaksi secara tahunan dalam ekosistem GoTo.

“Dampak ekonomi yang besar tersebut, tidak lepas dari peran UMKM sebagai penggerak sektor riil ekonomi tanah air dan motor pendorong pemulihan ekonomi nasional,” ujar Chief of Corporate Affairs Grup Goto, Nila Marita dalam acara Konferensi Maju Digital (KoMD) 2022, Kamis (28/10).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah menargetkan agar pada 2024 UMKM Indonesia yang masuk ke ranah digital bisa mencapai 30 juta. Sedangkan untuk saat ini Indonesia baru sekitar 19 juta UMKM yang terdigitalisasi.

Untuk mendukung target tersebut, GoTo pun menggelar Konferensi Muda Digital (KoMD) yang di dalamnya terdapat rangkaian kegiatan Kelas Muda Digital (KeMD) 2022. Tujuannya, untuk memberikan pembekalan pengembangan usaha dan kompetensi kewirausahaan agar UMKM di seluruh penjuru Indonesia semakin maju dan berkembang.

Meski GoTo tidak menargetkan secara spesifik untuk penambahan UMKM yang mengikuti KeMD 2022 ini, namun diharapkan agar seluruh mitra bisa memanfaatkan kesempatan ini. Selain itu, bagi pelaku UMKM yang belum bergabung bisa mulai ikut untuk mengembangkan lini bisnisnya.

“Sesuai dengan misi kami yaitu untuk memberdayakan UMKM, jadi kami tidak menargetkan berapa untuk penambahan UMKM, tapi semakin banyak akan semakin lebih baik,” kata Vice President (VP) of Seller Experience Tokopedia Puput Hidayat.

Adapun beberapa UMKM yang telah merasakan manfaat dalam keikutsertaannya di ekosistem GoTo antara lain seperti CEO and Founder HMNS Rizky Arief Dwi yang mengaku telah mengalami kenaikan omzet sebesar 3000% hingga 4000% dibanding awal pertama membuka usaha.

“Setelah tiga tahun bergabung sebagai pegiat usaha ekosistem Grup GoTo melalui Tokopedia, HMNS bisa memperluas jangkauan produk hingga Papua. Kami mendapat banyak bimbingan melalui Tokopedia yang akhirnya membuat brand kami jadi lebih besar lagi, karena awareness masyarakat terhadap produk kami meningkat. Ini juga menjadi motivasi kami untuk terus mewujudkan mimpi HMNS menjadikan Indonesia semakin dikenal dunia sebagai negara dengan penghasil parfum berkualitas dan tidak hanya sekadar sebagai sumber bahan mentah parfum,” ujar Rizky dalam konferensi pers Maju Digital (KoMD) 2022, Kamis (28/10).

Sponsored

Hal yang sama juga dirasakan pelaku UMKM di sektor kuliner, yaitu Evan Patra yang juga mengaku mengalami peningkatan omzet 3 sampai 4 kali lipat dibandingkan sejak awal pertama kali bergabung di GoFood pada 2017.

“Saya belum terlalu paham tentang bisnis makanan dan minuman, karena ini awalnya usaha orang tua saya lalu saya bergabung untuk membawa kebaruan dengan digitalisasi. Makanya dengan adanya edukasi dari GoTo goto ini ya, saya harapnya bisa banyak belajar dari sini tentang kuliner dari teman-teman kuliner dalam komunitas partner Go Food (KONTAG). Hopefully bisa dapat ilmu dan pengalaman dari pembicara-pembicara yang mantap,” ucap Pemilik Nasi Bogana Ny. An Lay, Evan Patra.

Berita Lainnya
×
tekid