sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Faisal Basri: Jiwasraya jangan jual Mal Citos ke BUMN

Aset milik Jiwasraya, Cilandak Town Square (Citos), senilai Rp2 triliun akan dijual.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 12 Mar 2020 15:02 WIB
Faisal Basri: Jiwasraya jangan jual Mal Citos ke BUMN
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23165
Dirawat 15870
Meninggal 1418
Sembuh 5877

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir siap menjual Mal Cilandak Town Square atau Citos milik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) senilai Rp2 triliun kepada pihak swasta jika telah mendapatkan persetujuan dari Panitia Kerja DPR RI.

"Kalau Mal Citos di Jakarta mungkin akan kami jual ke pihak swasta atau pihak lainnya yang berminat," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya.

Menanggapi hal tersebut, ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri mendukung langkah tersebut. Menurut dia, penjualan aset perusahaan BUMN itu bisa menjadi salah satu jalan keluar untuk mengganti kerugian nasabah.

Namun demikian, Faisal tidak setuju jika mal tersebut dijual ke perusahaan pelat merah lainnya maupun ke Kementerian BUMN.

"Saya dengarnya Bahana ya yang mau beli. Bahana harusnya didorong ke sektor investasi. Apakah pantas BUMN itu memiliki mal, apakah tidak cukup Sarinah saja?" kata Faisal di Jakarta, Kamis (12/3).

Faisal melanjutkan, tugas negara bukan untuk menambah kepemilikan yang tak berkaitan dengan agen pembangunan.

Apabila BUMN jadi membeli Citos, Faisal melihat langkah ini tak ubahnya seperti monopoli negara. Sebab, menurut dia aset BUMN terus tumbuh dalam lima tahun terakhir menyentuh angka Rp8.092 triliun pada 2018, tetapi kontribusinya ke perekonomian turun.

"Kita semakin mengarah ke kapitalisme negara. Orang-orang di BUMN jadi anti persaingan, semua mau dimonopoli yang ujung-ujungnya menurunkan kinerja perekonomian dan berharap diobati omnibus law. Enggak begitu," ujar Faisal.

Sponsored

Faisal menyarankan Citos dijual dengan skema tender. Bukan dengan skema penunjukan perusahaan BUMN harus membeli Citos.

Sebelumnya, Kementerian BUMN menyebutkan salah satu skema penyehatan Asuransi Jiwasraya adalah dengan penjualan Citos. Selain Citos, aset lainnya yang juga akan dijual adalah kantor-kantor Jiwasraya yang nantinya akan dibeli perusahaan asuransi yang ada dalam holding asuransi. 
 

Berita Lainnya