sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Harga saham meroket 279%, JSKY: Imbas right issue

Perseroan akan melakukan right issue dengan target dana Rp99 miliar.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 22 Sep 2020 17:16 WIB
Harga saham meroket 279%, JSKY: Imbas right issue
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 527.999
Dirawat 66.752
Meninggal 16.646
Sembuh 441.983

Perdagangan saham perusahaan energi dan panel surya PT Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY) dihentikan sementara atau terkena suspensi Bursa Efek Indonesia (BEI) akibat kenaikan harga yang tidak wajar. Tercatat selama sebulan terakhir, saham JKSY meroketĀ  279%.

BEI tercatat melakukan suspensi ke saham JSKY pada 16 September 2020. Setelah itu, pada 17 September 2020, BEI membuka suspensi saham perseroan. Namun, pada 18 September 2020, saham JSKY kembali disuspensi BEI akibat peningkatan harga yang signifikan.

Komisaris Independen JSKY Christopher Liawan mengatakan kenaikan harga tidak wajar tersebut diakibatkan oleh rencana perusahaan yang akan menggelar right issue pada 2 Oktober mendatang.

"Analisa saya mengapa saham perseroan meningkat cukup pesat, karena kami punya rencana untuk melakukan right issue. Ini menurut saya yang membuat saham kami naik signifikan," katanya dalam paparan publik secara daring, Selasa (22/9).

Sponsored

Untuk diketahui, perseroan akan melakukan right issue dengan target dana Rp99 miliar. Perseroan nantinya akan menerbitkan 199 juta lembar saham baru melalui right issue. Perseroan memberikan harga pelaksanaan Rp500 per saham untuk right issue ini.

Dia melanjutkan, dana yang dihimpun perseroan melalui right issue ini akan digunakan sebagai modal kerja perseroan, terutama untuk pabrik kedua di Cisalak, Depok, yang akan segera beroperasi.

"Tujuannya murni untuk working capital pabrik baru, sehingga tidak mengganggu working capital pabrik lama," ujarnya.

Berita Lainnya