sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Punya cadangan emas terbesar, Indonesia akan bentuk bank emas

Pertambangan emas Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 04 Mar 2021 15:50 WIB
Punya cadangan emas terbesar, Indonesia akan bentuk bank emas

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan bullion bank atau bank emas untuk mengelola komoditas emas Indonesia.

Hal ini terkait dengan sumber daya dan cadangan emas besar yang terkandung di bumi Indonesia. Lebih lagi, pertambangan emas Indonesia disebut sebagai salah satu yang terbesar di dunia.

“Kita memiliki pertambangan yang besar dan salah satu yang sedang dikaji oleh pemerintah adalah pembentukan bullion bank,“ katanya dalam video conference, Kamis (4/3).

Untuk itu, dia meminta kepada Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mendalami ekspor dan impor emas menyusul harga komoditas emas yang terus mengalami peningkatan.

“Ini menunjukkan ada sesuatu yang perlu didalami terkait ekspor dan impor emas. Pak Mendag dapat mendalami bagaimana ekspor dan impor ini, sebagian dipakai jewelry karena dulu ekspor dan impor terkait dengan PPN (pajak pertambahan nilai) dan lainnya,” ujarnya.

Menurutnya kinerja ekspor emas dan granule meningkat hingga US$5.280 juta dalam beberapa bulan terakhir, sehingga ia meyakini pembentukan bullion bank dapat memberikan banyak manfaat bagi negara.

Manfaat tersebut meliputi penghematan devisa negara, sumber pembiayaan proyek industri, diversifikasi produk bank, serta return yang diterima masyarakat dari simpanannya.

Dia menjelaskan, pertambangan Grasberg di Papua merupakan tambang emas terbesar di dunia setelah South Deep Gold Mine di Afrika Selatan dengan cadangan emasnya yang mencapai 30,2 juta ounces.

Sponsored

Selain itu, Indonesia juga merupakan negara produsen emas terbesar ketujuh di dunia dengan produksi pada 2020 mencapai 130 ton per tahun atau 4,59 juta ounce. 

Adapun, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) sebagai produsen asal Indonesia masih tergolong sebagai junior gold miner company dengan produksi 2020 sebesar 1,7 ton. Konsumsi emas Indonesia sendiri cenderung rendah dengan rincian untuk retail investment 172.800 ounces dan perhiasan 137,600 ounces.

 

 

Berita Lainnya