close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Perusahaan produsen serat polyester staple berbahan baku daur ulang, PT Inocycle Technology Group Tbk. (INOV) akan membagikan dividen dari laba bersih 202. Foto istimewa
icon caption
Perusahaan produsen serat polyester staple berbahan baku daur ulang, PT Inocycle Technology Group Tbk. (INOV) akan membagikan dividen dari laba bersih 202. Foto istimewa
Bisnis
Selasa, 19 Juli 2022 21:13

INOV akan bagikan dividen sebanyak Rp5,42 miliar

Kesepakatan ini merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang berlangsung di Jakarta, Selasa (19/7).
swipe

Perusahaan produsen serat polyester staple berbahan baku daur ulang, PT Inocycle Technology Group Tbk. (INOV) akan membagikan dividen dari laba bersih 2021 senilai 19,85% dari atau sebanyak Rp5,42 miliar, dengan perolehan dividen tunai setiap saham senilai Rp3,00. Kesepakatan ini merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan yang berlangsung di Jakarta, Selasa (19/7).

Dari laba bersih yang diperoleh pada 2021 yakni Rp27,3 miliar, perseroan akan mengalokasikan sebagiannya sebagai dana cadangan sebesar Rp5,46 miliar dan dibukukan sebagai laba ditahan untuk menambah modal kerja.

Media Relations INOV M. Aditya menjelaskan, RUPST juga menyetujui laporan manajemen tentang realisasi penggunaan dana hasil initial public offering (IPO) pada Juli 2019, di mana hasil penawaran umum saham perdana telah digunakan seluruhnya.

Lebih lanjut, Aditya merincikan penggunaan dana hasil IPO.

“Sebanyak 70% atau sejumlah Rp99,43 miliar telah digunakan untuk membayar utang, dan sebanyak 30% atau Rp42,61 miliar telah digunakan untuk modal kerja,” jelas Aditya dalam keterangan resminya, Rabu (19/7).

Perusahaan clean-tech yang berfokus dalam mengolah dan mendaur ulang botol PET dan sampah plastik menjadi produk daur ulang serat staple buatan ini ,sedang giat melaksanakan ekspansi bisnis untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia.

Dari hasil laporan, tahun ini INOV mencatatkan anggaran belanja modal senilai Rp80 miliar. Jumlah ini nantinya digunakan untuk meningkatkan kapasitas fasilitas pencucian botol, kapasitas produksi pabrik di beberapa kota, serta pembukaan pabrik baru.

Di akhir 2021, INOV diketahui memiliki 238 unit Plasticpay Dropbox dan ditargetkan akhir tahun ini memiliki 800 unit yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, terutama di Jabodetabek. 

img
Erlinda Puspita Wardani
Reporter
img
Hermansah
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan