sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

IPO Bukalapak diperkirakan naikkan kapitalisasi pasar modal Indonesia hingga Rp87,6 triliun

BEI juga memperkirakan akan ada 800.000 pihak yang berpartisipasi dalam IPO ini.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 28 Jul 2021 16:41 WIB
IPO Bukalapak diperkirakan naikkan kapitalisasi pasar modal Indonesia hingga Rp87,6 triliun

Perusahaan e-commerce Bukalapak diketahui akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Agustus 2021. Bukalapak akan menjadi unicorn pertama yang melantai di pasar modal Indonesia.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, IPO Bukalapak berpotensi meningkatkan kapitalisasi pasar modal Indonesia sebesar Rp77,3 triliun hingga 87,6 triliun.

"Itu tergantung nanti pricing di harga Rp750 atau Rp850. Rp77,3 triliun sampai Rp87,6 triliun it's a huge number," kata Nyoman dalam edukasi wartawan pasar modal BEI, Rabu (28/7).

Adapun saat ini, berdasarkan data RTI Infokom, kapitalisasi pasar modal Indonesia telah menyentuh angka Rp7.279 triliun. 

Dia melanjutkan, dengan IPO unicorn ini, pihaknya sangat berharap investor lokal, baik retail maupun institusi, akan berpartisipasi. Yang lebih penting lagi, kata dia, akan tercipta single investor identification (SID) baru. 

Bursa juga berharap masuknya unicorn ke lantai saham akan memberikan daya tarik ke pasar modal Indonesia. Setelah itu, diharapkan akan banyak unicorn yang melakukan go public.

"Indonesia menjadi house of unicorn, bayangkan 6 dari 12, atau 50% unicorn di asia, berada di Indonesia. Sementara 40% adik unicorn, yakni centaur, yang akan berkembang jadi unicorn itu ada di Indonesia. Jadi saat ini dan ke depan, unicorn akan bertumbuh, centaur akan bertumbuh, di sini rumahnya," ucap dia.

Nyoman pun optimistis, akan banyak investor yang berpartisipasi dalam IPO Bukalapak. Dia memperkirakan, ada 800.000 pihak yang berpartisipasi dalam IPO ini, dan ada penambahan 42.000 investor baru dari IPO Bukalapak.

Sponsored

"Tentu harapan kita, paling sedikit itu angka terendah, floor-nya," tutur dia.

Berita Lainnya