sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenparekraf kembangkan ekonomi kreatif di kalangan santri

Program ini dapat bisa berkesinambungan bersinergi dan agar para santri menjadi pemain pemain utama industri kreatif.

Elmo Julianto  Ratih Widihastuti Ayu Hanifah
Elmo Julianto | Ratih Widihastuti Ayu Hanifah Sabtu, 04 Des 2021 22:42 WIB
Kemenparekraf kembangkan ekonomi kreatif di kalangan santri

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia atau (Kemenparekraf) berencana memberikan pelatihan secara intensif kepada para santri, agar dapat mengembangkan produk usahanya secara kreatif, agar santri-santri ini dapat menyerap lapangan pekerjaan

Program Santri Digitalpreneur Indonesia merupakan kegiatan yang diadakan oleh Kemenparekraf/Baparekraf, dengan tujuan sebagai wadah untuk pelatihan dan peningkatan kapasitas santri dan generasi milenial, dalam menghadapi tantangan industri digital kreatif.

"Ini langkah konkret yang kami lakukan salah satunya nanti akan memberikan pelatihan juga peningkatan penciptaan dan pengembangan ekonomi kreatif yang lebih intensif dan berkelanjutan," jelas Menteri Parekraf Sandiaga Uno dalam acara Santripreneur, Sabtu (4/12).

Pondok pesantren dinilainya, memiliki peran yang sangat sentral dan strategis di Repbulik Indonesia. Apalagi jumlahnya cukup banyak, yakni 28.000 dan jumlah santrinya di atas 4 juta. Ini merupakan kekuatan komponen bangsa dan Indonesia harus membangun satu kebersamaan dengan bersinergi dan berkolaborasi. 

Mantan Wakil Gubernur DKI ini berharap, langkah ini menjadi konkret ke depannya untuk para santri. Bahkan ke depannya, dia berharap dapat bekerja sama dengan pelaku industri kreatif dan media untuk memperluas jaringan wirausaha.

"Saat ini kami berencana bekerja sama dengan pelaku industri kreatif dan media tentunya, agar bisa menyerap tenaga kerja seluas-luasnya. Digitalisasi ini bukan hanya berjualan online, tetapi juga menciptakan konten-konten kreatif dan ikut mengambil peran sebagai pelaku ekonomi kreatif.” tutur Sandiaga Uno

Melalui program ini, Sandi beryakinan di 2022 para santri dapat membantu perekonomian Indonesia dengan menciptakan produk-produk baru. Salah satunya hasil produk pelatihan seperti coding, kode games, website dan digital marketing.

"Pelatihan program kewirausahaan dapat mendorong ekonomi kreatif kita dan pesertanya adalah 1000 pondok pesantren. Ke depannya, program ini dapat bisa berkesinambungan bersinergi dan agar para santri menjadi pemain pemain utama industri kreatif dan bisa menghasilkan produk-produk untuk Indonesia," tutur dia.

Sponsored
Berita Lainnya
×
tekid