sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kemenperin terima pagu anggaran Rp2,91 triliun pada 2023

Jumlah ini meningkat Rp287 miliar dibandingkan sebelumnya.

Yohanes Robert
Yohanes Robert Selasa, 30 Agst 2022 06:19 WIB
Kemenperin terima pagu anggaran Rp2,91 triliun pada 2023

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menerima pagu anggaran sebesar Rp2,91 triliun pada 2023. Jumlah ini meningkat Rp287 miliar dibandingkan sebelumnya Rp2,62 triliun pada pagu indikatif.

Peningkatan anggaran tersebut akan dialokasikan untuk program-program strategis yang akan dijalankan Kemenperin tahun depan.

"Alokasi tambahan tersebut antara lain akan digunakan untuk partisipasi Indonesia sebagai Partner Country Hannover Messe, pengembangan wirausaha baru berbasis potensial, serta pembangunan Indonesia manufacturing center," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita pada rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Senin (29/8).

Program strategis lainnya adalah fasilitas sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk industri dalam negeri, fasilitas sertifikasi halal produk industri, restrukturisasi mesin/peralatan industri, penyusunan neraca komoditas, dan fasilitas sertifikasi industri hijau.

"Selain itu, akan digunakan untuk pembentukan kelembagaan dan operasionalisasi Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0)," tuturnya.

Selain itu, alokasi pagu anggaran Kemenperin berdasarkan program akan meliputi program dukungan manajemen sebesar Rp1,51 triliun, program nilai tambah dan daya saing industri Rp914,59 miliar, serta program pendidikan dan pelatihan vokasi sebesar Rp491,89 miliar.

Pada kesempatan tersebut, Agus juga memaparkan, alokasi anggaran Kemenperin pada 2022 masih berjalan dari total pagu Rp2,86 triliun.

Beberapa capaian kegiatan yang dilaksanakan, antara lain pelaksanaan penumbuhan dan pengembangan Wirausaha Baru (WUB) kepada 5.342 industri kecil dan menengah (IKM). Berdasarkan data hingga Agustus 2022, telah mencapai 4.330 IKM atau sekitar 81,05%.

Sponsored

Selanjutnya, ada pelaksanaan fasilitas sertifikasi TKDN sebanyak 1.250 sertifikat. Berdasarkan data, hingga bulan ini sudah mencapai 1.416 sertifikat, terealisasikan 113,28% atau melebihi target.

Kemudian, pelaksanaan pelatihan Diklat 3 in 1 tenaga kerja industri sebanyak 25.800 orang. Berdasarkan data hingga Juli 2022 mencapai 21.800 orang atau 84,50%.

Agus menyampaikan, pihaknya telah mengelola anggaran sebesar Rp2,82 triliun pada 2021 dengan realisasi sebesar Rp2,75 triliun atau 97,45% dari pagu anggaran.

"Realisasi Kemenperin ini sudah melampaui realisasi nasional, dan menempati urutan 35 dari 87 Kementerian/Lembaga. Realisasi tahun 2021 merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2017," ucap Agus.

Tak hanya itu, Kemenperin juga mengalokasikan anggaran untuk penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-EN) sebesar Rp499,80 miliar dengan realisasi Rp493,92 miliar, atau 98,82% dari pagu anggaran.

"Selain itu, kami (Kemenperin) juga akan mengalokasikan anggaran dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp325,40 miliar dengan realisasi Rp322,65 miliar, atau 99,15% yang masuk dalam klaster kesehatan dan klaster program prioritas," ujarnya.

Berita Lainnya
×
tekid